kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.592.000   20.000   0,78%
  • USD/IDR 17.918   -15,00   -0,08%
  • IDX 6.094   62,48   1,04%
  • KOMPAS100 785   10,40   1,34%
  • LQ45 602   8,03   1,35%
  • ISSI 213   1,61   0,76%
  • IDX30 334   4,21   1,27%
  • IDXHIDIV20 427   4,86   1,15%
  • IDX80 90   1,14   1,28%
  • IDXV30 117   0,96   0,83%
  • IDXQ30 109   1,31   1,21%

Bukan Lagi Adu Spesifikasi, Ini Arah Baru Industri Smartphone


Senin, 07 September 2026 / 20:11 WIB
Bukan Lagi Adu Spesifikasi, Ini Arah Baru Industri Smartphone
ILUSTRASI. Deretan smartphone (Dok/Erajaya Digital)


Reporter: Ahmad Febrian | Editor: Ahmad Febrian

KONTAN.CO.ID - JAKARTA.  Perkembangan teknologi smartphone memunculkan pertanyaan: di tengah fitur yang semakin kompleks dan harga yang meningkat, apakah setiap inovasi benar-benar relevan dengan kebutuhan sehari-hari?

Pertanyaan ini semakin penting pada tahun 2026, ketika kebutuhan komputasi kecerdasan buatan alias artificial intelligence (AI) mendorong permintaan pusat data terhadap DRAM, memori untuk menjalankan aplikasi dan memproses data secara cepat, serta NAND memori untuk menyimpan foto, video, aplikasi dan dokumen.

Kondisi ini menekan pasokan komponen untuk perangkat konsumen dan ikut meningkatkan biaya produksi smartphone. Akibatnya, kenaikan harga perangkat tidak selalu diikuti peningkatan spesifikasi yang setara.

Maka, produsen menghadapi pilihan antara menaikkan harga atau menyesuaikan spesifikasi untuk menjaga margin. Situasi ini menyebabkan perlombaan spesifikasi atau paper-spec race semakin sulit dipertahankan.

Baca Juga: Citilink Siapkan Refund dan Reschedule Imbas Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

Di tengah kondisi tersebut, perhatian industri mulai bergeser pada fitur yang benar-benar terasa dalam penggunaan sehari-hari. Daya tahan baterai, ketahanan fisik, serta performa yang konsisten menjadi semakin penting, terutama bagi pengguna dengan mobilitas tinggi.

Arah ini terlihat pada sejumlah smartphone terbaru, termasuk Redmi Note 17 Series dari Xiaomi yang diperkenalkan pada akhir Agustus 2026. Seri tersebut membawa baterai hingga 10.000 mAh dan mengedepankan aspek ketahanan perangkat.

Pada akhirnya, smartphone dengan spesifikasi paling besar belum tentu menjadi produk yang paling bernilai. Ketika harga komponen meningkat dan konsumen semakin rasional, kemampuan menghadirkan better value melalui fitur yang benar-benar bermanfaat berpotensi menjadi arah baru persaingan industri.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN10.10
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×