kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.613.000   23.000   0,89%
  • USD/IDR 17.924   -15,00   -0,08%
  • IDX 6.242   -56,72   -0,90%
  • KOMPAS100 813   -5,85   -0,71%
  • LQ45 621   -2,15   -0,35%
  • ISSI 215   -3,31   -1,52%
  • IDX30 344   -1,09   -0,32%
  • IDXHIDIV20 429   0,02   0,00%
  • IDX80 93   -0,53   -0,57%
  • IDXV30 116   -0,90   -0,76%
  • IDXQ30 111   -0,10   -0,09%

Pemerintah Sokong Investasi Asing di Industri Alas Kaki


Jumat, 21 Mei 2010 / 08:30 WIB


Reporter: Herlina KD

JAKARTA. Keinginan China dan Taiwan untuk membenamkan investasi alas kakinya di Indonesia nyatanya bukan hanya saat ini saja. Ssejak awal tahun 2009 lalu sudah ada sekitar 22 investor asal China dan Taiwan yang berminat untuk berinvestasi di sektor alas kaki berikut industri komponennya di Indonesia.

"Bentuknya ada yang melakukan ekspansi maupun investasi baru," kata Direktur Industri Aneka Kementerian Perindustrian Budi Irmawan. Dus, tegasnya, potensi masuknya 10 pabrik sepatu ke Indonesia sangat mungkin tercapai.

Menurut Budi, investor alas kaki tertarik untuk berinvestasi di Indonesia karena pasar yang luas dan tenaga kerja yang banyak. "Kita harus mempersiapkan tenaga kerja terampil yang siap bekerja di sektor ini. Rata-rata yang dibutuhkan adalah tenaga kerja wanita," jelasnya.

Dengan masuknya investor ini, Budi yakin bisa meningkatkan utilisasi produksi industri sepatu. Sebab, saat ini dari kapasitas terpasang industri sepatu sebesar 1.2 miliar pasang per tahun, sudah terpakai sekitar 60% - 70% nya. Sedangkan Eddy optimis tahun ini ekspor alas kaki bisa mencapai US$ 2 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×