CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.632.000   22.000   0,84%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

Pemerintah Tetap Beli Minyak Mentah dari AS Meski Mendapat Pasokan dari Rusia


Kamis, 16 April 2026 / 19:08 WIB
Pemerintah Tetap Beli Minyak Mentah dari AS Meski Mendapat Pasokan dari Rusia
ILUSTRASI. Krisis Energi - Harga Minyak (REUTERS/Abdul Saboor)


Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah memastikan pembelian minyak mentah atau crude oil dari Amerika Serikat (AS) tetap berjalan meskipun Indonesia telah mendapatkan kepastian pasokan dari Rusia. 

Menteri energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan, kebutuhan minyak mentah dalam negeri mencapai 300 juta barel per tahun. Untuk itu, pemerintah tetap memerlukan diversifikasi impor dari berbagai sumber agar kebutuhan minyak dalam negeri terjamin. 

"Jadi semuanya kita ambil, mana yang menguntungkan untuk negara kita, harus kita lakukan," ujar Bahlil di Istana Negara, Kamis (16/4/2026). 

Komitmen pasokan minyak dari Rusia disepakati usai Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan kenegaraan bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin beberapa waktu lalu. 

Baca Juga: Harga Minyak Naik, Perusahaan Migas Justru Fokus Kejar Produksi Ketimbang Eksplorasi

Bahlil menyebut, pihaknya kemudian diberikan tugas langsung untuk melakukan pertemuan dengan utusan khusus Presiden Putin dan Menteri ESDM Rusia untuk menindaklanjuti kesepakatan kerja sama kedua kepala negara. 

"Dan kabarnya Alhamdulillah cukup menggembirakan bahwa kita akan mendapat pasokan crude dari Rusia dan juga dari pihak Rusia akan siap membangun beberapa infrastruktur yang penting dalam rangka meningkatkan cadangan dan ketahanan energi nasional kita," ungkap Bahlil. 

Selain minyak mentah, Rusia juga berkomitmen untuk memasok kekurangan LPG di dalam negeri. 

Namun begitu, kata Bahlil, khusus LPG pemerintah akan melakukan follow up kembali untuk kepastian volume yang akan diimpor. 

"Tetapi yang ini (LPG) masih butuh perjuangan, masih butuh komunikasi dua atau tiga tahap, tapi kalau crude-nya saya pikir udah, udah hampir final," kata Bahlil. 

Baca Juga: Menteri ESDM Bahlil Sebut Indonesia Bakal Dapat Pasokan LPG dan Minyak dari Rusia

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Analisis Untukmu

Berita ini artinya apa buat kamu?

Tag


TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×