kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.781.000   -38.000   -2,09%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Pemkot Tangerang berharap investor di sektor ritel


Sabtu, 18 November 2017 / 13:15 WIB
Pemkot Tangerang berharap investor di sektor ritel


Reporter: Maizal Walfajri | Editor: Rizki Caturini

KONTAN.CO.ID - TANGERANG. Berdekatan dengan wilayah Jakarta menjadikan Kota Tangerang sebagai daerah yang strategis untuk didorong perkembangan kotanya. Melalui program pemerintahan Kota Tangerang liveable, investable, visitable, dan e-city (LIVE), perekonomian Kota Tangerang diharapkan terus tumbuh.

"Berdasarkan data Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Tangerang hingga Juli 2017, jumlah ritel di Kota Tangerang ada 403 gerai. Terdapat 11 pusat perbelanjaan, 32 Supermarket dan 360 mini market. Dari jumlah tersebur hampir 50% gerai Alfamart baik milik sendiri maupun yang diwaralabakan," ungkap Wakil Wali Kota Tangerang Sachrudin pada Sabtu (18/11) di Tangerang.

Sachrudin melanjutkan dengan jumlah penduduk 2 juta jiwa, Kota Tangerang menarik bagi investor di sektor ritel. Sachrudin menyatakan tantangan ke depan bagi pelaku ritel adalah perubahan pelaku konsumen hingga pelosok dan gang kecil.

Selain itu era perdagangan melalui e-commerce tidak bisa dihindari. Bahkan sektor ini disebut menjadi penyebab tutupnya ritel konvensional lantaran kalah bersaing. Sachrudin menyarankan bagi pelaku ritel mengembangkan lini bisnis di sektor digital agar dapat memenuhi kebutuhan dan kepraktisan konsumen

Pada hari ini, Kementerian Perdagangan (Kemendag) mendorong Alfamart menjalin kerja sama dengan perbankan dalam pemberdayaan warung tradisional binaan Alfamart. Hal ini lakukan guna mengatasi persaingan tidak sehat antara ritel modern dengan warung tradisional.

Terkait hal ini, Sachrudin berharap dapat membantu warung tradisional di Kota Tangerang menjalankan usaha dengan lebih baik dan bankable. Sehingga warung tradisional dapat bertahan dan berkontirbusi terdahap perekonomian Kota Tangerang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×