kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.836.000   17.000   0,93%
  • USD/IDR 16.720   -165,00   -1,00%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Pencet gadget biar tiket kereta api tiba di tangan


Rabu, 10 April 2013 / 20:40 WIB
Pencet gadget biar tiket kereta api tiba di tangan
ILUSTRASI. Direktur Jenderal (Dirjen) Penyelenggaraan Haji dan Umroh, Hilman Latief.


Reporter: Asnil Bambani Amri | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. PT Kereta Api indonesia (KAI) bersama PT Padicon meluncurkan aplikasi PadiTrain. Aplikasi inilah yang digunakan untuk memesan tiket kereta api, yang bisa diunduh lewat Google Play dan Blackberry App World.

Dalam 30 hari terakhir, tercatat ada 10.000 orang mengunduh aplikasi ini lewat Google Play. Lewat aplikasi ini, calon penumpang bisa memilih tempat duduknya sendiri.

"Saat ini keinginan pelanggan itu beragam. Ada pelanggan yang tidak mau duduk di kursi no 1C atau 13 A karena kursinya tunggal dan dekat pintu. Namun, ada juga yang ingin dan harus duduk di kursi nomor tertentu seperti nomor 1 C dan 13 A itu," ujar Direktur Komersial PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) Sulistyo Wimbo Hardjito.

Aplikasi yang memiliki slogan "Loket di Poket Anda" ini juga diciptakan untuk menekan tingginya jumlah calo di stasiun-stasiun.

"PadiTrain membuat penumpang bisa memesan kereta kapan saja di mana saja dengan harga yang sudah tertera jelas. Calo perlahan akan berkurang karena setiap pembatalan tiket akan mendapat kompensasi pengembalian sebesar 75 persen dari harga awal sebulan setelah pembatalan, " ujar Sales Direktur PadiTrain Budi Santoso.

Selain memberi kemudahan, PadiTrain juga menggandeng perusahaan asuransi Avrist untuk menjamin keselamatan penumpang. Nantinya, setiap penumpang yang melakukan perjalanan dengan tiket hasil pemesanan lewat PadiTrain, akan mendapat asuransi sebesar Rp 50 juta bila mengalami kecelakaan dalam perjalanan. (Angger Andreas/Kompas.com)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×