kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |

Pendapatan dan laba bersih DYAN menurun di kuartal III-2019


Senin, 04 November 2019 / 21:14 WIB
Pendapatan dan laba bersih DYAN menurun di kuartal III-2019
ILUSTRASI. Maryamto Sunu - Maryanto Sunu - Direktur kelompok kompas gramedia kg dan PT Dyandra Media International Tbk (DYAN)

Reporter: Amalia Fitri | Editor: Yoyok

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sepanjang kuartal III 2019, PT Dyandra Media International Tbk (DYAN) mengalami penurunan pendapatan dan laba bersih masing-masing 5,43% dan 56,28% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Berdasarkan laporan keuangan kuartal III 2019 DYAN, pendapatan menurun dari Rp 674,03 miliar pada kuartal III 2018, menjadi Rp 637,42 miliar tahun ini. Sementara laba bersih merosot signifikan dari Rp 23,08 miliar menjadi hanya Rp 10,09 miliar.

Direktur DYAN, Maryamto Sunu menjelaskan, penurunan kinerja diakibatkan gelaran Pemilu tahun ini yang membuat beberapa event semula dijadwalkan di awal tahun, mengalami penundaan sampai semester II. Bahkan, ada pula event yang diundur sampai tahun depan.

Baca Juga: Kejar Target Rp 1,1 Triliun, DYAN Geber Event Akhir Tahun

"Untuk membalik keadaan di kuartal III, kami telah melakukan strategi inisiatif, salah satunya menyelenggarakan beberapa event baru di kuartal IIO dan IV, seperti pameran kopi Blackmarket week, Indonesia Fintech Summit & Expo 2019, Indonesia Science Expo 2019, IIMS Motobike Expo, hingga konser idol K-Pop, TVXQ! dan EXO Planet#5," jelas Maryamto Sunu kepada Kontan, Senin (4/11).

Lebih jauh, penurunan kinerja juga tercetak pada jumlah aset, liabilitas dan ekuitas masing-masing sebesar 3,2%, 8 06% dan 0,65% secara year to date dibandingkan akhir 2018.

Jumlah aset DYAN menurun dari Rp1,23 triliun menjadi Rp1,19 triliun, liabilitas berada di level Rp 383,02 miliar dari Rp 416,63 miliar, sedangkan jumlah ekuitas Rp808,13 miliar dari Rp813,29 miliar.

Baca Juga: Dyandra Promosindo ungkap rangkaian proyek acara dalam Kopi Santai

Untuk membalik penurunan kinerja kuartal III, dari sisi lini bisnis, DYAN mengembangkan program bertajuk Dyandra Academy. Sunu menjelaskan jika program ini merupakan kursus singkat di bidang MICE, Brand Activation dan Convention Organiser. Melalui program ini, DYAN juga berusaha berekspansi di bidang leisure tourism.

Lebih jauh, pendapatan DYAN di kuartal III 2019, masih didominasi oleh lini event organizer sebesar 64%. Kontributor pendapatan tertinggi kedua, ditempati bisnis industri pendukung event, bisnis convention hall, serta terakhir merupakan bisnis hotel.

"Jelang akhir 2019, kami akan jalankan beberapa event andalan, yakni IIMS Surabaya, KICKFEST, Indonesia EBTKE Conex, Konser EXO Planet#5, dan IIMS Motobike Expo," lanjut Maryamto.

Baca Juga: Gelar pameran besar, DYAN anggarkan dana sampai Rp 60 miliar

Sementara pada tahun 2020 mendatang, DYAN berencana berekspansi dengan membentuk PT Mavic Dyandra Internasional untuk mengakomodir kebutuhan pasar.

"Beberapa event baru yang akan kami selenggarakan di tahun depan salah satunya adalah pameran kopi yang akan diselenggarakan di ICE, BSD. Event ini merupakan lanjutan dari event blacmarket week yang baru saja digelar minggu lalu," kata Maryamto.




TERBARU

×