kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.940   30,00   0,17%
  • IDX 6.367   27,18   0,43%
  • KOMPAS100 839   -0,45   -0,05%
  • LQ45 635   -2,01   -0,32%
  • ISSI 219   0,61   0,28%
  • IDX30 358   -0,78   -0,22%
  • IDXHIDIV20 443   -0,93   -0,21%
  • IDX80 96   -0,19   -0,20%
  • IDXV30 119   0,43   0,36%
  • IDXQ30 115   -0,42   -0,37%

Pendapatan dan Laba Satria Antaran Prima (SAPX) Kompak Menyusut di Kuartal I-2023


Minggu, 07 Mei 2023 / 20:12 WIB
ILUSTRASI. Jasa Kurir dan usaha pengiriman logistik SAP Express dari PT Satria Antaran Prima Tbk (SAPX). Baik pendapatan maupun laba bersih SAPX kompak menyusut di periode Januari-Maret 2023.


Reporter: Vina Elvira | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Emiten jasa pengiriman, PT Satria Antaran Prima Tbk (SAPX) mencatatkan penurunan kinerja selama periode Januari-Maret 2023. Baik pendapatan maupun laba bersih SAPX kompak menyusut dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. 

Mengutip laporan keuangan perusahaan yang dirilis pada Minggu (7/5), Satria Antaran Prima mencetak pendapatan sebesar Rp 145,22 miliar pada kuartal I-2023. Capaian tersebut lebih rendah 3,45% dibandingkan pendapatan pada kuartal I-2022 yang tercatat Rp 150,42 miliar. 

Bersamaan dengan itu, perusahaan justru mencatatkan kenaikan beban langsung sebesar 4,86% menjadi Rp 107,55 miliar. Padahal, pada periode yang sama tahun sebelumnya, beban langsung SAPX hanya mencapai Rp 102,55 miliar. 

Baca Juga: Gelar RUPSLB, Satria Antaran Prima (SAPX) Setujui Peningkatan Modal Dasar

Namun, SAPX berhasil memangkas beban usaha hingga 7,58% pada kuartal pertama tahun ini. Angkanya menurun dari semula Rp 40,03 miliar pada kuartal pertama tahun 2022, menjadi hanya Rp 37 miliar. 

Per kuartal I-2023, laba usaha SAPX merosot tajam menjadi hanya Rp 679,61 juta. Laba usaha itu menurun 91,32% dari sebelumnya Rp 7,83 miliar per kuartal I-2022. 

Walhasil, laba neto tahun berjalan SAPX di kuartal pertama ini hanya sebesar Rp 331,27 juta. Sedangkan pada kuartal pertama tahun 2022 angkanya masih mencapai Rp 6,79 miliar. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×