kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.569   16,00   0,09%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Pendapatan hotel di Bali melonjak efek pertemuan IMF - Bank Dunia


Senin, 15 Oktober 2018 / 21:02 WIB
ILUSTRASI. Kopi gratis program A Cup For Solidarity


Reporter: Sugeng Adji Soenarso | Editor: Markus Sumartomjon

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Berkah pertemuan IMF dan Bank Dunia memberikan dampak positif terhadap bisnis perhotelan di Bali. Okupansi meningkat hingga 100% dan pendapatan hotel tumbuh hingga 15%.

Rainier H. Daulay, Wakil Ketua Umum Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Bali menyebutkan ada dampak baik yang dirasakan oleh hotel-hotel di sana. "Bisnis perhotelan di Bali semakin bagus, terutama di daerah Nusa Dua dan Benoa mulai dari hotel bintang 4," ujarnya saat dihubungi Kontan.co.id, Senin (15/10).

Ia menjelaskan bahwa dampak baik IMF tersebut mempengaruhi baik dari sisi okupansi dan pendapatan per hotel. Untuk okupansi tiap hotel ia menyebutkan meningkat hingga 100%. Sedangkan untuk pendapatannya juga meningkat hanya saja ia tidak bisa menyebutkannya secara pasti.

"Pendapatannya pasti tumbuh, tapi tergantung hotel. Namun, perkiraan pertumbuhannya pendapatannya sekitar 10% hingga 15%," pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×