kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   -65.000   -2,22%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Pendapatan Royal Prima (PRIM) melesat 110,52% pada kuartal pertama 2021


Minggu, 18 Juli 2021 / 14:26 WIB
ILUSTRASI. Laba bersih Royal Prima (PRIM) melesat hampir tujuh kali lipat jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.


Reporter: Ramadhan Sultan | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Royal Prima Tbk (PRIM) membukukan kinerja yang memuaskan di kuartal pertama tahun ini. Melansir laporan keuangan Royal Prima, pendapatan emiten rumah sakit ini melesat 110,52% menjadi Rp 96,11 miliar di akhir Maret 2021 dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 45,65 miliar.

Secara rinci, pendapatan PRIM di tiga bulan pertama tahun 2021 berasal dari pendapatan rumah sakit umum (RSU) Royal Prima sebesar Rp 91,24 miliar dan pendapatan Rumah Sakit Royal Prima Jambi sebesar Rp 4,86 miliar.

Seiring kenaikan pendapatan, beban pokok pendapatan pun ikut naik 103,07% menjadi Rp 61,77 miliar, bila dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 30,42 miliar. Selain itu, beban administrasi pun ikut naik 18,83% menjadi Rp 13,97 miliar dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 11,75 miliar.

Baca Juga: Saham Emiten Rumah Sakit Auto Reject Atas, Perhatikan Pesan Analis Berikut Ini

Alhasil, PRIM mencatatkan laba kotor sebesar Rp 34,34 miliar di akhir Maret lalu. Sedangkan pada periode yang sama tahun sebelumnya PRIM membukukan laba kotor sebesar Rp 15,23 miliar.

Laba bersih Royal Prima pada kuartal pertama tahun ini mencapai Rp 15,85 miliar. Laba bersih ini melesat hampir tujuh kali lipat jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya Rp 2,29 miliar.

Baca Juga: Peningkatan kasus Covid-19 membayangi, saham farmasi dan rumah sakit tambah menarik

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×