kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.354   10,00   0,06%
  • IDX 6.957   -144,42   -2,03%
  • KOMPAS100 936   -21,42   -2,24%
  • LQ45 669   -14,80   -2,16%
  • ISSI 251   -4,43   -1,74%
  • IDX30 373   -6,79   -1,79%
  • IDXHIDIV20 458   -7,34   -1,58%
  • IDX80 105   -2,51   -2,34%
  • IDXV30 134   -2,24   -1,64%
  • IDXQ30 119   -2,51   -2,07%

Pendapatan Teladan Prima Agro (TLDN) Naik 6,8% pada kuartal I-2026


Rabu, 29 April 2026 / 14:01 WIB
Pendapatan Teladan Prima Agro (TLDN) Naik 6,8% pada kuartal I-2026
ILUSTRASI. PT Teladan Prima Agro Tbk (TLDN) (Dok/TPA)


Reporter: Vina Elvira | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA.  PT Teladan Prima Agro Tbk (TLDN) mencatatkan kinerja keuangan yang solid pada kuartal I-2026 dengan membukukan pendapatan sebesar Rp1,37 triliun, meningkat 6,8% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. 

Pencapaian ini didukung oleh peningkatan volume penjualan crude palm oil (CPO) serta kenaikan harga jual rata-rata palm kernel (PK) dan crude palm kernel oil (CPKO). 

Pada tiga bulan pertama tahun ini, pendapatan dari penjualan CPO mencapai Rp1,21 triliun, meningkat 8,2% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, didorong oleh kenaikan volume penjualan meskipun harga jual rata-rata turun 2,0%. 

Baca Juga: KAI Bakal Tutup Perlintasan Kereta Sebidang, Begini Syaratnya

Pendapatan dari penjualan PK tercatat sebesar Rp96,92 miliar, tetap terjaga seiring kenaikan harga jual rata-rata sebesar 5,3% meski volume penjualan menurun. 

Sementara itu, pendapatan CPKO sebesar Rp54,56 miliar, turun 6,1% dibandingkan tahun sebelumnya sejalan dengan penurunan volume penjualan, meskipun harga jual rata-rata meningkat 5,0%. 

Secara keseluruhan, TLDN membukukan laba kotor sebesar Rp348,22 miliar pada kuartal I-2026, atau 11,7% lebih rendah dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. 

Perusahaan juga mencatat EBITDA sebesar Rp322,31 miliar serta laba bersih sebesar Rp181,77 miliar, di tengah dinamika pasar dan penyesuaian volume produksi. 

“Perseroan terus menjaga keseimbangan antara pertumbuhan pendapatan dan penguatan operasional jangka panjang. Meskipun terdapat dinamika pada produksi di beberapa segmen, kinerja kuartal pertama ini menunjukkan bahwa strategi kami dalam menjaga produktivitas kebun dan mengoptimalkan kinerja pabrik tetap berjalan dengan baik di tengah kondisi pasar yang dinamis,” ujar Direktur Utama TLDN, Wishnu Wardhana, Rabu (29/4). 

Di sisi operasional, TLDN mencatat produksi tandan buah segar (TBS) inti sebesar 253.459 ton pada kuartal I-2026, atau 0,9% lebih rendah dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 255.775 ton. 

Sementara itu, produksi TBS plasma mencapai 40.378 ton, meningkat 14,4% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 35.294 ton

Pada tiga bulan pertama tahun 2026, TLDN mengolah sebanyak 346.609 ton TBS, meningkat 5,9% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 327.157 ton. Peningkatan ini didorong oleh naiknya produksi kebun plasma serta tambahan pasokan buah dari pihak ketiga. 

Dari sisi kinerja pabrik, produksi CPO mencapai 78.997 ton, naik 6,3% dibandingkan 74.340 ton pada periode yang sama tahun sebelumnya. Tingkat ekstraksi minyak sawit (Oil Extraction Rate/OER) juga meningkat menjadi 22,79%. 

Sementara produksi inti sawit tercatat sebesar 12.791 ton, naik 6,4% dibandingkan tahun sebelumnya, sementara produksi CPKO mencapai 3.215 ton dengan tingkat ekstraksi sebesar 40,25%, lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. 

Wishnu menambahkan bahwa di tengah tantangan operasional dan fluktuasi produksi pada beberapa segmen, pihaknya tetap konsisten menjaga efisiensi dan produktivitas. Hal ini didukung oleh penerapan praktik perkebunan terbaik, optimalisasi pemupukan, serta pemeliharaan infrastruktur kebun secara berkelanjutan, serta implementasi teknologi dalam kegiatan operasional. 

“Pemanfaatan teknologi menjadi salah satu fokus utama Perseroan dalam meningkatkan kinerja operasional, antara lain melalui penguatan implementasi program Teladan Productivity Technology Science (TPTS). Dengan pendekatan berbasis data, sains, dan teknologi, program ini mendukung optimalisasi pengelolaan kebun dan pabrik guna menjaga produktivitas dan konsistensi hasil produksi,” tambahnya. 

Selain itu, melalui inisiatif Teladan Green Metrics (TGM), Perseroan terus memperkuat komitmen terhadap keberlanjutan melalui pengelolaan lingkungan yang terukur dan bertanggung jawab. Langkah ini sejalan dengan strategi ESG Perseroan dalam mendukung pertumbuhan usaha yang berkelanjutan. 

Baca Juga: Jalur Commuter Line Cikarang-Bekasi Bakal Beroperasi Siang Ini, Sudah Tahap Uji Coba

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Capital Structure

[X]
×