kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.663.000   -6.000   -0,22%
  • USD/IDR 16.917   7,00   0,04%
  • IDX 9.075   42,82   0,47%
  • KOMPAS100 1.256   8,05   0,64%
  • LQ45 889   7,35   0,83%
  • ISSI 330   0,23   0,07%
  • IDX30 452   3,62   0,81%
  • IDXHIDIV20 533   4,12   0,78%
  • IDX80 140   0,85   0,61%
  • IDXV30 147   0,15   0,10%
  • IDXQ30 145   1,19   0,83%

Penerapan Open Sky, INACA Minta Perlindungan Pemerintah


Kamis, 08 April 2010 / 22:05 WIB
Penerapan Open Sky, INACA Minta Perlindungan Pemerintah


Reporter: Gentur Putro Jati |



JAKARTA. Indonesia National Air Carriers Association (INACA) meminta pemerintah untuk melindungi kepentingan maskapai nasional sebelum diberlakukannya liberalisasi penerbangan atau open sky pada 2015.

Menurut Ketua Umum INACA Emirsyah Satar, kompetisi saat pemberlakuan open sky harus didasarkan pada tingkat kompetisi yang sama.

"Kalau maskapai asing dapat keuntungan dan fasilitas khusus di Indonesia, maskapai Indonesia juga harus dapat hal yang sama di luar negeri," kata Emirsyah, Kamis (8/4).

Untuk itu Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) tersebut bilang, peran Pemerintah Indonesia dalam proses negosiasi sebelum open sky diberlakukan secara penuh sangat penting.

"Indonesia memiliki potensi pasar penumpang yang paling banyak dibanding negara-negara Asean lainnya. Pasar tersebut harus dilindungi dari maskapai asing yang kapan saja bisa mengambil pasar tersebut," ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×