kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.000   153,00   0,86%
  • IDX 5.941   -254,36   -4,11%
  • KOMPAS100 785   -38,94   -4,72%
  • LQ45 589   -30,28   -4,89%
  • ISSI 206   -8,52   -3,97%
  • IDX30 334   -15,73   -4,50%
  • IDXHIDIV20 412   -15,89   -3,71%
  • IDX80 89   -4,83   -5,16%
  • IDXV30 113   -4,09   -3,48%
  • IDXQ30 108   -4,46   -3,97%

Penerapan Open Sky, INACA Minta Perlindungan Pemerintah


Kamis, 08 April 2010 / 22:05 WIB


Reporter: Gentur Putro Jati |



JAKARTA. Indonesia National Air Carriers Association (INACA) meminta pemerintah untuk melindungi kepentingan maskapai nasional sebelum diberlakukannya liberalisasi penerbangan atau open sky pada 2015.

Menurut Ketua Umum INACA Emirsyah Satar, kompetisi saat pemberlakuan open sky harus didasarkan pada tingkat kompetisi yang sama.

"Kalau maskapai asing dapat keuntungan dan fasilitas khusus di Indonesia, maskapai Indonesia juga harus dapat hal yang sama di luar negeri," kata Emirsyah, Kamis (8/4).

Untuk itu Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) tersebut bilang, peran Pemerintah Indonesia dalam proses negosiasi sebelum open sky diberlakukan secara penuh sangat penting.

"Indonesia memiliki potensi pasar penumpang yang paling banyak dibanding negara-negara Asean lainnya. Pasar tersebut harus dilindungi dari maskapai asing yang kapan saja bisa mengambil pasar tersebut," ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×