kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.673.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.892   34,00   0,19%
  • IDX 6.101   -15,36   -0,25%
  • KOMPAS100 796   1,04   0,13%
  • LQ45 598   -0,77   -0,13%
  • ISSI 212   -1,29   -0,61%
  • IDX30 338   -0,72   -0,21%
  • IDXHIDIV20 413   -2,81   -0,68%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 111   -0,72   -0,65%
  • IDXQ30 108   -0,25   -0,23%

Pengembangan biomassa KLHK melalui pengembangan hutan tanaman energi


Selasa, 02 Oktober 2018 / 21:30 WIB
ILUSTRASI. PERESMIAN PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA BIOMASSA


Reporter: Tane Hadiyantono | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) tengah berupaya untuk mendorong pengembangan biomassa sebagai bagian dari variasi energi terbarukan. Upaya ini dilakukan dengan mendorong Hutan Tanaman Energi.

Staf Ahli Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia bidang Energi Hudoyo menyampaikan tujuan tersebut sesuai dengan arahan pemerintah yang ingin mencapai komposisi bauran energi terbarukan mencapai 23% pada tahun 2025 mendatang.

"Biomassa diharapkan bisa 5% saja, sekarang masih di hitungan 2%," jelasnya kepada Kontan.co.id, Selasa (2/10).

Dalam proyeksinya, pada tahun ini pengembangan biomassa bisa mencapai 6,2 juta ton, dan tahun depan mencapai 6,4 juta ton. Adapun pada skala panjang, di tahun 2025 mencapai 8,3 juta ton.

Hudoyo mengakui kini produksi tersebut memang sedang terkendala. Pasalnya perhitungan ekonomi dari 114 pengusaha yang berkomitmen terlibat dalam biomassa ini ternyata tidak sesuai harapan mereka.

Salah satu isunya adalah pada ketersediaan bahan baku yang masih menggunakan limbah industri kayu dan sawit. "Yang sudah jalan rata-rata dari limbah kayu dan sawit, itu dibawah 5 perusahaan lah," katanya.

Oleh karenanya, Hudoyo melihat perlu adanya penambahan sumber biomassa, tak hanya dari limbah tapi dari produksi hutan yang khusus untuk biomassa. Skema itu bisa dilakukan dengan Hutan Tanaman Energi yang pihaknya sedang kerjakan.

Dalam catatan Hudoyo, realisasi luas usaha pemanfaatan untuk Bionergi sampai Juni 2018 seluas 21.858 Ha (34 IUPHHK-HT) angka ini baru 21,86% dari target 100.000 Ha tahun 2019.




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×