kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.455.000   12.000   0,83%
  • USD/IDR 15.155   87,00   0,57%
  • IDX 7.743   -162,39   -2,05%
  • KOMPAS100 1.193   -15,01   -1,24%
  • LQ45 973   -6,48   -0,66%
  • ISSI 227   -2,76   -1,20%
  • IDX30 497   -3,22   -0,64%
  • IDXHIDIV20 600   -2,04   -0,34%
  • IDX80 136   -0,80   -0,58%
  • IDXV30 141   0,18   0,13%
  • IDXQ30 166   -0,60   -0,36%

Pengetatan BBM Subsidi 1 Oktober 2024 Batal, Cek Harga Pertalite, Pertamax Hari Ini


Sabtu, 21 September 2024 / 07:36 WIB
Pengetatan BBM Subsidi 1 Oktober 2024 Batal, Cek Harga Pertalite, Pertamax Hari Ini
ILUSTRASI. Pengetatan BBM Subsidi 1 Oktober 2024 Batal, Cek Harga Pertalite, Pertamax Hari Ini


Reporter: Adi Wikanto, Diki Mardiansyah | Editor: Adi Wikanto

Harga Pertamax Turun- JAKARTA. Rencana pengetatan penjualan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi mulai 1 Oktober 2024 batal terlaksana. Berikut harga BBM yang berlaku hari ini, mulai dari Pertalite, Pertamax, hingga Shell dan BP.

Rencana pembatasan penjualan BBM bersubsidi seperti Pertalite dan Biosolar ditunda. Kebijakan pembatasan tersebut akan diserahkan ke pemerintahan baru mendatang di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia bilang, wacana kebijakan pengetatan BBM bersubsidi masih dalam pembahasan oleh pemerintah. Sebab aturan BBM bersubsidi ini masih digodok supaya ketika dikeluarkan aturannya bisa mencerminkan keadilan.

Keadilan yang dimaksudkan Bahlil dengan target penjualan BBM bersubsidi tepat sasaran. "Feeling saya sih belum akan diterapkan (1 Oktober 202)," kata Bahlil di Kementerian ESDM, Jumat (20/9).

Ia bilang, formulasi kebijakan pengetatan BBM bersubsidi harus tepat sasaran ke petani dan nelayan. "Nah, karena itu sekarang kita lagi godok," ucap Bahlil.

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Fadjar Djoko Santoso mengungkapkan, kuota BBM Subsidi akan dijaga agar distribusinya berjalan baik dan tepat sasaran.

Pertamina di tahun lalu menjaga penyaluran BBM bersubsidi di bawah kuota yang ditetapkan pemerintah dengan cara digitalisasi, termasuk mewajibkan penggunaan QR code untuk pembelian solar.

"Tahun ini kita juga dorong QR code untuk Pertalite. Kita harapkan bisa lebih optimal lagi penyaluran BBM bersubsidi lebih tepat sasaran sehingga kita bisa jaga kuota," kata Fadjar saat dihubungi KONTAN, Jumat (20/9).

Fadjar tak memberikan detail angka kuota penyaluran BBM bersubsidi. Atau, apakah stoknya akan cukup setelah kabar pengetatan BBM bersubsidi ditunda.

Wakil Ketua TKN Prabowo-Gibran, Eddy Soeparno, penyaluran BBM sejauh ini dinikmati oleh masyarakat umum, termasuk kalangan yang mampu membeli BBM lebih tinggi. "Karena itu, nanti akan ada penyaluran BBM tepat sasaran. Jadi lebih kepada pemberian akses kepada masyarakat yang tidak mampu bisa membeli BBM bersubsidi," kata Eddy ke KONTAN, Jumat (20/9).

Baca Juga: Lengkap, Ini Harga Tiket & Rute DAMRI Bandara Soekarno-Hatta Ke Jakarta 2024

Harga BBM September 2024

Harga BBM pada September 2024 ini turun dibandingkan bulan sebelumnya. Penurunan harga BBM mulai 1 September 2024 ini pun terbilang lumayan. Harga BBM turun sekitar Rp 750 hingga Rp 1.100 per liter, tergantung jenisnya.

Sementara itu, harga BBM subsidi dan penugasan masih tetap. Harga Pertalite tetap Rp 10.000 per liter. Lalu harga Solar subsidi atau Biosolar Rp 6.800 per liter.

Dilansir dari website resmi, penurunan harga Pertamax dan BBM non subsidi lain dalam rangka mengimplementasikan Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM No. 245.K/MG.01/MEM.M/2022.

Sesuai pengumuman itu, harga BBM jenis Pertamax di Jakarta dan kota lain di Pulau Jawa turun dari Rp 13.700 per liter menjadi Rp 12.950 per liter.

Lalu harga Pertamax Turbo turun dari Rp 15.450 per liter menjadi Rp 14.475 per liter. Kemudian, harga Dexlite turun dari Rp 15.350 menjadi 14.050 per liter. Selain itu, harga Pertamina Dex turun dari Rp 15.650 jadi Rp 14.550 per liter. 

Nah, berikut harga BBM di SPBU Pertamina mulai 1 September 2024:

Berikut harga BBM di SPBU Pertamina, Shell, dan BP pada 31 September 2024:

Harga BBM di SPBU Pertamina September 2024 di Aceh, Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara

  • Harga Pertalite: Rp 10.000
  • Harga Pertamax: Rp 12.950
  • Harga Pertamax Turbo: Rp 14.475
  • Harga Dexlite: Rp 14.050
  • Harga Pertamina Dex: Rp 14.550
  • Harga Bio Solar: Rp 6.800

Harga BBM di SPBU Pertamina September 2024 di Sumatra Utara, Sumatra Barat, Sumatra Selatan, Jambi, Bangka Belitung, Lampung, Kalimantan, dan Sulawesi

  • Harga Pertalite: Rp 10.000
  • Harga Pertamax: Rp 13.250
  • Harga Pertamax Turbo: Rp 14.800 
  • Harga Dexlite: Rp 14.400 
  • Harga Pertamina Dex: Rp 14.900
  • Harga Bio Solar: Rp 6.800

Harga BBM di SPBU Pertamina September 2024 di Riau, Kepulauan Riau, dan Bengkulu

  • Harga Pertalite: Rp 10.000
  • Harga Pertamax: Rp 13.550
  • Harga Pertamax Turbo: Rp 14.700
  • Harga Dexlite: Rp 15.250
  • Harga Pertamina Dex: Rp 15.200
  • Harga Bio Solar: Rp 6.800

Harga BBM di SPBU Pertamina September 2024 di Maluku dan Maluku Utara

  • Harga Pertalite: Rp 10.000
  • Harga Pertamax: Rp 13.250
  • Harga Dexlite: Rp 14.400
  • Harga Bio Solar: Rp 6.800

Harga BBM di SPBU Pertamina September 2024 di Papua, Papua Selatan, Papua Pegunungan, Papua Tengah,

  • Harga Pertalite: Rp 10.000
  • Harga Pertamax: Rp 13.250
  • Harga Pertamax Turbo: Rp 14.800 
  • Harga Dexlite: Rp 14.400
  • Harga Bio Solar: Rp 6.800

Harga BBM di SPBU Pertamina September 2024 di Papua Barat, Papua Barat Daya

  • Harga Pertamax: Rp 13.200
  • Harga Dexlite: Rp 14.400
  • Harga Pertamina Dex: Rp 14.900

Harga BBM Shell, BP & Vivo turun

Harga BBM sejenis Pertamax di SPBU lain juga turun mulai 1 September 2024. Shell Indonesia mengumumkan harga BBM Shell Super di Jakarta turun dari sebelumnya Rp 14.520 per liter menjadi Rp 13.450 per liter.

Lalu, harga Shell V-Power turun dari Rp 15.370 menjadi Rp 14.280 per liter dan Shell V-Power Diesel: Rp 15.810 jadi Rp 14.660.

SPBU BP juga menurunkan harga BP 92 dari Rp 13.850 dari sebelumnya Rp 13.450. Lalu, BP Ultimate dari 15.370 per liter menjadi Rp 14.280 per liter. 

Di SPBU VIVO, harga BBM jenis Revvo 90 (RON 90) turun dari Rp 12.900 menjadi Rp 11.950 per liter. Kemudian, harga BBM Revvo 92 turun dari Rp 14.320 menjadi Rp 13.450 per liter.

Harga BBM jenis Revvo 95 juga turun dari Rp15.150 menjadi Rp14.200 per liter. 

Harga BBM di SPBU Shell September 2024 di Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Timur

  • Harga Shell Super: dari Rp 14.520 turun menjadi Rp 13.450
  • Harga Shell V-Power: dari Rp 15.370 turun menjadi Rp 14.280
  • Harga Shell V-Power Diesel: dari Rp 15.810 turun menjadi Rp 14.660 (Jakarta, Banten, Jawa Barat) 
  • Harga Shell Diesel Extra: dari Rp 15.480 turun menjadi Rp 14.200 (Jawa Timur) 
  • Harga Shell V-Power Nitro+: dari Rp 15.600 turun menjadi Rp 14.4800 (Jakarta, Banten, Jawa Barat) 

Harga BBM di SPBU BP September 2024 di Jabodetabek

  • Harga BP 92: turun dari Rp 13.850 menjadi Rp 13.450 
  • Harga BP Ultimate turun dari Rp 15.370 menjadi Rp 14.280 
  • Harga BP Ultimate Diesel turun dari Rp 15.810 menjadi Rp 14.660 

Harga BBM di SPBU BP September 2024 di Jawa Timur

  • Harga BP 92 turun dari Rp 13.850 menjadi Rp 13.450 
  • Harga BP Ultimate turun dari Rp 15.370 menjadi Rp 14.280 
  • Harga BP Diesel turun dari Rp 15.480 menjadi Rp 14.200 

Harga BBM di SPBU Vivo September 2024

  • Harga BBM Vivo Revvo 90 (RON 90): turun dari Rp 12.900 menjadi Rp 11.950 per liter
  • Harga BBM Vivo Revvo 92 (RON 92): turun dari Rp 14.320 menjadi Rpo 13.450 per liter 
  • Harga BBM Vivo Revvo 95 (RON 95): turun dari Rp 15.150 menjadi Rp 14.200 per liter

Itulah daftar harga BBM di SPBU Pertamina juga Shell dan BP terbaru hari ini per September 2024. 

Baca Juga: Mudah, Ini Cara Tarik Tunai Tanpa Kartu Di ATM BCA, BNI, BRI, Mandiri, CIMB, Permata

Selanjutnya: Saham-Saham Ini Banyak Ditadah Asing Saat IHSG Rontok di Akhir Pekan

Menarik Dibaca: Minim Iritasi, Ini 6 Kelebihan Physical Sunscreen Dibandingkan Chemical Sunscreen

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Distribution Planning (SCMDP) Supply Chain Management Principles (SCMP)

[X]
×