kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Penguatan rupiah susutkan margin eksportir


Rabu, 18 Agustus 2010 / 10:11 WIB


Reporter: Raka Mahesa W |

JAKARTA. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memperkirakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS akan sesuai dengan asumsi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan 2010. Nilai tukar rupiah itu akan sebesar Rp 9.200 per dolar AS.

Bagi eksportir, angka tersebut belum cukup menggembirakan. “Menurut teman-teman eksportir lain sebaiknya Rp 10.000 per dolar AS. Sebab, bila hitungannya Rp 9.000 per dolar AS padahal perjanjian dagang kami nilainya Rp 10.000 per dolar AS, kami akan kehilangan nilai sebesar 10%,” kata Kafi Kurnia, Ketua Asosiasi Eksportir-Importir Buah dan Sayuran Segar Indonesia (ASSIBSINDO).

Menurut Kafi, rupiah yang makin perkasa ini menyusutkan margin eksportir; terutama untuk kontrak-kontrak pengiriman yang sudah diteken sebelumnya. Dus, yang tadinya eksportir bisa mengantongi margin dari 30%, kini mengkerut menjadi 20%.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×