kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.613.000   23.000   0,89%
  • USD/IDR 17.924   -15,00   -0,08%
  • IDX 6.242   -56,72   -0,90%
  • KOMPAS100 813   -5,85   -0,71%
  • LQ45 621   -2,15   -0,35%
  • ISSI 215   -3,31   -1,52%
  • IDX30 344   -1,09   -0,32%
  • IDXHIDIV20 429   0,02   0,00%
  • IDX80 93   -0,53   -0,57%
  • IDXV30 116   -0,90   -0,76%
  • IDXQ30 111   -0,10   -0,09%

Pengusaha Sudah Hitung Penurunan Ekspor Udang


Jumat, 14 Mei 2010 / 19:45 WIB


Reporter: Asnil Bambani Amri

JAKARTA. Turunnya ekspor udang nasional tersebut Ketua Shrimp Club Indonesia (SCI), Iwan Sutanto dipengaruhi oleh turunnya produksi dari perusahaan tambak udang CP Prima group.

Iwan menyebutkan, 30% ekspor udang tersebut berasal dari CP. Prima. ”Sisanya ini baru petambak rakyat dan anggota SCI,” kata Iwan.

Penurunan angka ekspor itu sebelumnya sudah diperhitungkan oleh Iwan karena adanya penurunan produksi udang dari perusahaan tambak udang yang berorientasi ekspor seperti CP. Prima. Penurunan produksi CP. Prima tersebut membuat kinerja ekspor mengalami penurunan. "Produksi CP. Prima tersebut bisa mencapai 30% ekspor," kata Iwan.

Asal tahu saja, realisasi ekspor udang tahun 2009 mengalami penurunan dibanding tahun 2008. Alasan pemerintah, penurunan diakibatkan oleh tertularnya tambak oleh penyakit yang membuat terjadinya penurunan produksi yang signifikan.

Sementara itu, dari segi pasar ekspor udang menurut Iwan saat ini masih bagus termasuk juga pasar dalam negeri. Akibatnya, pertumbuhan tambak udang rakyat mengalami kemajuan pesat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. "Tambak rakyat di pesisir utara sekarang tumbuh cepat, ini mesti di apresiasi seharusnya oleh pemerintah," kata Iwan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×