kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.085.000   40.000   1,31%
  • USD/IDR 16.809   26,00   0,15%
  • IDX 8.235   0,22   0,00%
  • KOMPAS100 1.156   -1,44   -0,12%
  • LQ45 834   -3,53   -0,42%
  • ISSI 293   0,28   0,09%
  • IDX30 440   -3,60   -0,81%
  • IDXHIDIV20 527   -6,48   -1,22%
  • IDX80 129   -0,27   -0,21%
  • IDXV30 143   -1,25   -0,87%
  • IDXQ30 141   -1,73   -1,21%

Penjelasan PLN Terkait Dugaan Data Pelanggan yang Bocor


Jumat, 19 Agustus 2022 / 17:54 WIB
Penjelasan PLN Terkait Dugaan Data Pelanggan yang Bocor
ILUSTRASI. Petugas merekam angka pemakaian listrik dengan ponsel di Serang, Banten, Kamis (28/1/2021). Penjelasan PLN Terkait Dugaan Data Pelanggan yang Bocor.


Reporter: Filemon Agung | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -   JAKARTA. PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) memastikan data-data pelanggan dalam kondisi aman dan layanan berjalan normal.

Sebelumnya, beredar informasi seputar dugaan data pelanggan PLN yang bocor dan diperjualbelikan.

Executive Vice President Komunikasi Korporat & TJSL PLN, Gregorius Adi Trianto, mengungkapkan, data yang dikelola PLN dalam kondisi aman. Data yg beredar adalah data replikasi bukan data transaksional aktual dan sudah tidak update.

Baca Juga: IHSG Terkoreksi, Asing Banyak Lepas Saham-saham Ini pada Perdagangan Akhir Pekan

“Kami pastikan server data milik PLN aman dan tidak dimasuki pihak lain. Data transaksi aktual pelanggan aman,” ujar Gregorius kepada Kontan, Jumat (19/8).

Gregorius menegaskan, PLN sudah menerapkan keamanan berlapis bersama Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) untuk tindakan pengamanan yang sangat ketat dengan tujuan memperkuat dan melindungi data-data pelanggan.

Hal ini pun dipastikan akan terus dilakukan ke depannya.

Baca Juga: Asing Kembali Kucurkan Rp 949 Miliar untuk Borong Saham-saham Ini pada Akhir Pekan

“Kami sedang melakukan investigasi atas user-user yang terotorisasi dan berkoordinasi dengan aparat penegak hukum bilamana ditemukan indikasi pelanggaran hukum menyangkut kerahasiaan data perusahaan,” pungkas Gregorius.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×