kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Penjualan Enseval (EPMT) Naik Tipis pada Semester I-2023


Kamis, 03 Agustus 2023 / 17:50 WIB
Penjualan Enseval (EPMT) Naik Tipis pada Semester I-2023
ILUSTRASI. Enseval Putera Megatrading - perusahaan pergudangan dan logistik distribusi farmasi


Reporter: Vina Elvira | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT  Enseval Putera Megatrading Tbk (EPMT) meraih penjualan neto sebesar Rp 14,07 triliun selama semester I-2023. Angka tersebut naik 2,54% dari penjualan neto pada periode yang sama tahun sebelumnya. 

Berdasarkan keterangan resmi EPMT yang dikutip pada Kamis (3/8), pertumbuhan penjualan neto perseroan didukung oleh kinerja dari masing-masing divisi, meliputi Divisi Barang Konsumsi, Obat Dengan Resep Dokter, Obat Bebas, Bahan Baku Untuk Dijual, Peralatan Kesehatan, Obat Hewan dan Ternak serta Jasa Layanan Kesehatan dan Pengangkutan.

Jika diperinci, kontribusi terbesar penjualan EPMT berasal dari divisi barang konsumsi dengan porsi 41,75%. Per semester I-2023, divisi ini membukukan penjualan sebesar Rp 5,87 triliun atau naik 1,44% YoY. 

Lalu, kontributor kedua adalah divisi obat dengan resep dokter (porsi 30,37%). Sampai dengan semester I-2023, angka penjualan divisi ini tercatat sebesar Rp 4,27 triliun atau bertumbuh 14,03% YoY.

Baca Juga: Penjualan Trisula Textile Industries (CELL) Meningkat 16,74% pada Semester I/2023

Kemudian ada divisi obat bebas (porsi 14,18%) dengan angka penjualan sebesar Rp 1,99 triliun atau menurun 13,64% jika dibandingkan penjualan pada periode yang sama tahun 2022. 

Selanjutnya divisi bahan baku mencatatkan penjualan neto sebesar Rp 1,20 triliun atau turun 1,61% YoY dan divisi peralatan kesehatan tercatat sebesar Rp 652,28 miliar.  

Lalu terakhir ada divisi obat hewan dan ternak dengan angka penjualan sebesar Rp 23,96 miliar. 

Sementara itu, laba periode berjalan EPMT tercatat sebesar Rp 345,74 miliar per semester I-2023. Perolehan tersebut mengalami penurunan 20,17% dibandingkan laba bersih per semester I-2022 yang tercatat Rp 433,62 miliar. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×