kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.615.000   -20.000   -0,76%
  • USD/IDR 18.093   -17,00   -0,09%
  • IDX 6.040   1,68   0,03%
  • KOMPAS100 789   0,53   0,07%
  • LQ45 599   -3,49   -0,58%
  • ISSI 210   2,97   1,43%
  • IDX30 339   -1,95   -0,57%
  • IDXHIDIV20 422   -0,99   -0,24%
  • IDX80 90   0,01   0,01%
  • IDXV30 116   1,09   0,96%
  • IDXQ30 109   -0,38   -0,35%

Penjualan online mulai berefek pada kinerja Duta Intidaya


Senin, 06 Agustus 2018 / 18:30 WIB
ILUSTRASI. Gerai Watsons - PT Duta Intidaya Tbk (DAYA)


Reporter: Andy Dwijayanto | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Duta Intidaya Tbk (DAYA) terus memperkuat bisnis digitalnya. Selain mengembangkan e-commerce sendiri melalui watsons.co.id, perusahaan juga menjalin kerjasama dengan pemain lain untuk memperluas pasar.

Sukarnen Suwanto, Direktur DAYA menyampaikan bahwa pengembangan bisnis online ini memberikan dampak terhadap penjualan. Apalagi perusahaan tak hanya kembangkan watsons.co.id tetapi juga aplikasi Watsons ID.

"Kan kami ada (penjualan) online sekarang jadi konsumen kami terupdate terus dengan promosi yang berjalan," ujarnya kepada Kontan.co.id, Senin (6/8).

Saat ini perusahaan menggandeng beberapa pelaku e-commerce dan marketplace untuk penetrasi pasar lebih luas. Diantaranya perusahaan melakukan kerjasama dengan Lazada, Shopee, Halodoc, JD.id, Blibli.com dan lainnya. Hanya saja dirinya tak merinci seberapa signifikan kontribusi penjualan online terhadap pendapatan.

Selain itu, untuk menggenjot performa penjualan online perusahaan juga tengah siap meningkatkan kapasitas gudang miliknya di Bitung, Tangerang. Perusahaan akan memperluas gudang dari 2.600 meter persegi (m²) menjadi 8.000 m² yang bisa menyuplai logisik hingga 300 gerai termasuk online.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×