kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.764.000   -5.000   -0,18%
  • USD/IDR 17.678   92,00   0,52%
  • IDX 6.488   -235,09   -3,50%
  • KOMPAS100 861   -32,47   -3,63%
  • LQ45 640   -17,84   -2,71%
  • ISSI 235   -8,22   -3,38%
  • IDX30 363   -8,52   -2,30%
  • IDXHIDIV20 449   -6,61   -1,45%
  • IDX80 98   -3,40   -3,34%
  • IDXV30 127   -2,63   -2,03%
  • IDXQ30 117   -2,02   -1,70%

Penjualan sepatu tahun ini diprediksi stagnan


Kamis, 07 Mei 2015 / 18:14 WIB
ILUSTRASI. Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI) menilai penjualan alat berat mengalami penurunan daripada tahun lalu


Reporter: Benediktus Krisna Yogatama | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Pasar penjualan sepatu di dalam negeri pada kuartal pertama tahun ini turun 10% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Perlambatan ekonomi, penurunan daya beli masyarakat jadi penyebabnya.

Hal tersebut diungkapkan Eddy Widjanarko, Ketua Umum Asosiasi Persepatuan Indonesia (Aprisindo). Meski mengaku belum menerima data resminya, Ia mengatakan bahwa pada kuartal pertama tahun ini, omzet industri sepatu terkoreksi dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Begitpun dengan penjualan sepatu dalam negeri tahun ini yang diprediksi secara total tidak akan banyak berubah dari tahun lalu, alias mengalami stagnanasi. Sekedar mengingatkan, tahun lalu omzet atau pasar industri sepatu dalam negeri adalah sekitar Rp 28 triliun.

"Tahun ini dengan melihat kinerja kuartal satu, mungkin akan kurang lebih sama seperti tahun lalu," ujar Eddy pada Kamis (7/5).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×