kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Pentingnya fitur keamanan di transportasi online


Selasa, 10 September 2019 / 21:51 WIB
ILUSTRASI. Ojek online


Reporter: Markus Sumartomdjon | Editor: Markus Sumartomjon

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Saat ini platform transportasi online sudah menjadi bagian yang sulit dipisahkan di sistem transportasi di Indonesia. Malah sudah menjadi opsi utama karena aksesibilitas, transparansi dan harga yang pasti.

Meski begitu keselamatan dan kenyamanan harus menjadi perhatian utama perusahaan pemberi jasa transportasi online. Apalagi masih terjadi aksi kejahatan dalam bentuk penipuan serta pelecehan seksual yang dialami pengguna jasa layanan tersebut. Malah terjadi pelanggaran privasi dan penyalahgunaan nomor pribadi.

Baca Juga: GoJek luncurkan fitur GoCar instan di Bandara Soekarno Hatta

Seharusnya perusahaan transportasi online punya fitur yang merahasiakan nomor pengguna. Hal ini sesuai dengan Peraturan Menteri Perhubungan nomor 118 Tahun 2018 Pasal 31B dan Peraturan Menteri Perhubungan nomor 12 Tahun 2019 Pasal 17B, yakni menjamin kerahasiaan dan keamanan data pengguna jasa.

Sejatinya, perusahaan transportasi online sudah memberi kemanan dan kenyamanan bagi para pengguna. Tinggal bagaimana para pengguna bisa memanfaatkan fitur tersebut. Seperti share my ride, masking number, security camera, dan lainnya.

Baca Juga: Ada pendatang baru ojek online yakni Cyberjek

Kriminolog Adrianus Eliasta Meliala, menyatakan sebetulnya menggunakan transportasi online sudah aman karena pergerakan dari pengemudi maupun penggunanya sudah terdata di dalam aplikasi.

"Memang masih ada orang yang nekat membuat ancaman keamanan di transportasi online dan kejadian ini bisa diminimalisir apabila seluruh perusahaan penyedia jasa layanan transportasi online  menerapkan fitur keamanan," katanya dalam keterangan tertulis, Selasa (10/9).

Baca Juga: Tarif baru ojek online berlaku hari ini, berikut tanggapan Gojek dan Grab

Ia  pun berharap perusahaan transportasi online bisa memiliki fitur keamanan yang terintegrasi dan mengedepankan prinsip pencegahan sehingga mampu meminimalisir terjadinya kasus penyimpangan dan kejahatan di transportasi online.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×