kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.633.000   -8.000   -0,30%
  • USD/IDR 18.135   100,00   0,55%
  • IDX 5.912   39,07   0,67%
  • KOMPAS100 769   5,82   0,76%
  • LQ45 587   4,49   0,77%
  • ISSI 203   0,67   0,33%
  • IDX30 333   2,19   0,66%
  • IDXHIDIV20 411   0,93   0,23%
  • IDX80 88   0,82   0,94%
  • IDXV30 111   0,16   0,14%
  • IDXQ30 107   0,26   0,24%

Penumpang KRL Jabodetabek tumbuh 20,35%


Senin, 25 April 2016 / 19:19 WIB


Reporter: Ragil Nugroho | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Animo masyarakat Jabodetabek untuk menggunakan Kereta Rel Listrik (KRL) sebagai alat transportasi terus tumbuh dengan pesat. Berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik (BPS), penumpang KRL Februari tahun ini mencapai 21,23 juta penumpang.

Jumlah tersebut tumbuh 20,35% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 17,64 juta orang.

Apalagi tahun ini PT Kereta Commuter Jakarta (KCJ) selaku operator KRL belum menambah jumlah perjalanan kereta yang tercatat sebanyak 897 perjalanan. Tahun lalu mereka menambah 158 perjalanan dari sebelumnya yang baru 739 perjalanan. Artinya, lonjakan penumpang yang mencapai 20,35% memang murni karena penumpang di masing-masing rute makin bertambah.

Jika ditarik selama lima tahun ke belakang (2011-2016), maka pertumbuhan penumpang KRL Jabodetabek menembus angka 129,01%. Pada Februari 2011, tercatat penumpang KRL baru 9,27 juta orang dengan jumlah perjalanan 459 kali. Sehingga pertumbuhan perjalanan selama lima tahun belakangan mencapai 95,42%.

Sedangkan secara kontribusi terhadap total penumpang kereta api nasional, KRL Jabodetabek Februari tahun ini berkontribusi sebesar 80,08%. Sebagai perbandingan, tahun lalu kontribusinya baru 77,40% dan lima tahun sebelumnya masih 62,26%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×