kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.902.000   75.000   2,65%
  • USD/IDR 16.970   -30,00   -0,18%
  • IDX 7.184   136,22   1,93%
  • KOMPAS100 993   21,00   2,16%
  • LQ45 727   10,98   1,53%
  • ISSI 257   5,98   2,38%
  • IDX30 393   4,71   1,21%
  • IDXHIDIV20 487   -0,17   -0,03%
  • IDX80 112   2,02   1,84%
  • IDXV30 135   -0,77   -0,57%
  • IDXQ30 128   1,38   1,08%

Peritel Komitmen Pasok 30% Produk UKM


Jumat, 12 Februari 2010 / 16:35 WIB


Reporter: Asnil Bambani Amri | Editor: Test Test



JAKARTA. Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) berkomitmen memenuhi permintaan pemerintah agar 30% produk yang mereka jual dipasok dari Usaha Kecil dan Menengah (UKM). "Target untuk 30% tersebut bisa kami capai," ujar Ketua Umum Aprindo, Benjamin Malool, Jumat (12/2).

Selain komitmen pasokan dari UKM,Benjamin mengaku pihaknya juga memberikan peluang bagi UKM untuk mendapatkan kemudahan dalam memasok produknya ke ritel modern anggota Aprindo. Caranya dengan memberikan perlakuan khusus seperti tata cara pembayaran.

Sementara itu, bila berdasarkan laporan Menteri Perdagangan, Mari Elka Pangestu, produk UKM yang sudah masuk ke ritel modern hingga kini baru mencapai 10%. Sehingga Mari menantang anggota Aprindo untuk meningkatkan penjualan produk UKM dalam negeri tersebut. "Saya ingin ada target lima tahun kedepan peningkatan untuk memasok produk UKM," tegas Mari.

Namun, tidak serta-merta UKM bisa masuk dan menjual produknya di ritel modern. Benjamin meminta pemerintah ikut memberikan perhatian khusus memberikan kepada UKM tersebut terutama dalam peningkatan kualitas kemasan serta standar mutunya. Alasan dari Benjamin adalah soal higienis, kemasan, merek, label serta mutunya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×