kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Perjalanan kereta api Lintas Bogor-Sukabumi terganggu longsor


Senin, 05 Februari 2018 / 20:54 WIB
Rel kereta api Bogor-Sukabumi menggantung karena tanah longsor


Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Rizki Caturini

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perjalanan sejumlah kereta api (KA) baik itu untuk penumpang maupun barang yang melewati lintas Bogor-Sukabumi pada Senin (5/2) mengalami gangguan. Perjalanan KA terganggu akibat longsor tanah disekitar jalur KA sehingga mengancam keselamatan dan perjalanan KA.

Tercatat ada dua titik longsor di jalur lintas Bogor-Sukabumi yang mengganggu perjalanan KA. Longsor tanah ditengarai diakibatkan oleh curah hujan yang tinggi di kawasan Bogor dan sekitarnya.

Dua titik tersebut, yakni di petak jalan Cigombong-Cicurug pada km 20+7/8 dan di petak jalan Batu Tulis-Maseng pada km 13+8/9.

Untuk menangani gangguan tersebut, PT KAI Daop 1 Jakarta telah menerjunkan tim. "Saat ini masih dalam penanganan unit terkait. Kami terus berusaha untuk meminimalisir terganggunya perjalanan kereta api (KA) di lintas Bogor-Sukabumi," jelas Edy Kuswoyo, Senior Manager Humas Daop 1 Jakarta dalam keterangan resmi, Senin (5/2).

Kejadian ini mengakibatkan terganggunya perjalanan KA, sehingga dilakukan pembatalan sejumlah KA dan pemotongan relasi KA.

Lintas Bogor - Sukabumi dilalui 10 perjalanan KA setiap hari, terdiri dari 6 KA penumpang dan 4 KA angkutan barang. Pembatalan dan pemotongan relasi KA dilakukan PT KAI Daop 1 Jakarta sampai jalur tersebut dinyatakan aman dan dapat dilalui oleh KA.

"KAI Daop 1 Jakarta meminta maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi akibat dibatalkannya perjalanan KA lintas Bogor - Sukabumi. Bagi masyarakat disarankan untuk menggunakan moda transportasi lainnya." kata Edy.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×