kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.914   44,00   0,25%
  • IDX 5.662   -158,96   -2,73%
  • KOMPAS100 731   -21,13   -2,81%
  • LQ45 557   -15,85   -2,77%
  • ISSI 196   -4,87   -2,42%
  • IDX30 317   -8,35   -2,57%
  • IDXHIDIV20 392   -9,38   -2,34%
  • IDX80 83   -2,44   -2,85%
  • IDXV30 106   -1,97   -1,82%
  • IDXQ30 103   -2,28   -2,17%

Perkuat Bisnis Makanan, Kino Indonesia (KINO) Bentuk Perusahaan Patungan


Selasa, 25 Juli 2023 / 10:58 WIB
Perkuat Bisnis Makanan, Kino Indonesia (KINO) Bentuk Perusahaan Patungan
ILUSTRASI. PT Kino Indonesia Tbk (KINO) baru-baru ini membentuk perusahaan patungan di bidang makanan.


Reporter: Dimas Andi | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Emiten consumer goods PT Kino Indonesia Tbk (KINO) baru-baru ini membentuk perusahaan patungan di bidang makanan. 

Berdasarkan keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), KINO bersama dengan PT Bina Indo Nawasena membentuk usaha patungan bernama PT Karsa Darma Berkarya pada 20 Juli 2023.

Modal dasar pada Karsa Darma Berkarya tercatat sebanyak Rp 4 miliar. Adapun total modal disetor dan ditempatkan pada perusahaan patungan ini yakni sebesar Rp 1 miliar.

Baik Kino Indonesia maupun Bina Indo Nawasena sama-sama memegang kepemilikan saham pada Karsa Darma Berkarya sebanyak 50%. Manajemen KINO menyebut, pendirian Karsa Darma Berkarya sebagai perusahaan patungan akan memperkaya portofolio KINO di segmen makanan.

Baca Juga: Kino Indonesia (KINO) Optimistis Cetak Pertumbuhan Kinerja Tahun Ini

“Pendirian perusahaan patungan juga akan memberi dampak positif pada keuntungan dan keuangan KINO,” tulis Clara Alexandra Linanda, Sekretaris Perusahaan Kino Indonesia dalam keterbukaan informasi, Senin (24/7).

Mengutip laporan keuangan, penjualan KINO turun 8,85% year on year (YoY) menjadi Rp 1,03 triliun pada kuartal I-2023. Sebagian besar penjualan KINO pada tiga bulan pertama tahun ini berasal dari segmen bisnis minuman yakni Rp 567,38 miliar, lalu segmen perawatan tubuh Rp 353,06 miliar, segmen makanan Rp 102,77 miliar, segmen farmasi Rp 7,19 miliar, dan segmen makanan hewan Rp 1,51 miliar.

Bersamaan dengan itu, laba bersih KINO ikut menyusut 63,87% YoY menjadi Rp 17,06 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×