kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.695   51,92   0,92%
  • KOMPAS100 735   7,36   1,01%
  • LQ45 557   3,64   0,66%
  • ISSI 198   1,89   0,96%
  • IDX30 316   1,31   0,42%
  • IDXHIDIV20 389   -0,57   -0,15%
  • IDX80 83   0,64   0,78%
  • IDXV30 106   -0,46   -0,43%
  • IDXQ30 102   0,12   0,12%

Permintaan BBM domestik anjlok, Pertamina turunkan kapasitas operasi sejumlah kilang


Sabtu, 18 April 2020 / 15:20 WIB
ILUSTRASI. Suasana pengisian bahan bakar di SPBU Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (7/5). Permintaan BBM domestik anjlok 35%, Pertamina turunkan kapasitas operasi sejumlah kilang. KONTAN/Baihaki/7/5/2019


Reporter: Ridwan Nanda Mulyana | Editor: Tendi Mahadi

Sedangkan Kilang Plaju akan mulai mengurangi produksi secara bertahap (slowdown). Adapun kilang lainnya yaitu Kilang Balongan, Kilang Cilacap dan Kilang Kasim tetap beroperasi normal.

Kendati kapasitas produksi pengolahan kilang diturunkan, sambung Fajriyah, namun stok BBM maupun LPG secara nasional dalam kondisi aman bahkan berlebih. Bahkan stok avtur dan solar berlimpah, berada pada posisi tertinggi hingga lebih dari 100 hari.

Baca Juga: Tidak hanya ojol, Pertamina harus perhatikan pasokan BBM ke nelayan

Meskipun permintaan BBM menurun tajam, lanjutnya, saat ini seluruh kegiatan distribusi BBM dan SPBU tetap beroperasi dengan tetap menjalankan HSSE dan protokol pencegahan Covid-19 secara ketat. Pertamina akan terus memantau perkembangan, mengingat kebutuhan BBM untuk pengiriman logistik masih berjalan, sehingga energi harus tersedia dengan aman.

"Selama Ramadhan dan Idul Fitri, Pertamina juga akan tetap mengoperasikan SPBU di seluruh jalur utama, karena kemungkinan kebutuhan BBM untuk logistik akan meningkat,” tandas Fajriyah. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×