kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45839,62   -5,89   -0.70%
  • EMAS1.349.000 0,52%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Permintaan Sewa Kendaraan Tumbuh, Adi Sarana Armada (ASSA) Terus Ekspansi Usaha


Selasa, 11 Juni 2024 / 18:25 WIB
Permintaan Sewa Kendaraan Tumbuh, Adi Sarana Armada (ASSA) Terus Ekspansi Usaha
ILUSTRASI. Permintaan sewa kendaraan dari korporasi dan institusi pemerintah terus meningkat sehingga ASSA harus memperluas lahan di beberapa cabang.


Reporter: Dimas Andi | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA), emiten yang bergerak di bidang rental kendaraan korporasi, logistik, dan mobilitas memperluas lahan di beberapa kantor cabang ASSA Rental untuk menampung tingginya permintaan sewa kendaraan.

Direktur Utama ASSA Prodjo Sunarjanto mengatakan, permintaan sewa kendaraan dari korporasi dan institusi pemerintah terus meningkat sehingga ASSA harus memperluas lahan di beberapa cabang. Penyewaan kendaraan korporat merupakan pendorong keuntungan ASSA yang signifikan.

"Oleh karena itu, program perluasan lahan kami lakukan di beberapa kantor cabang seperti di Bali, Lampung, Solo, Surabaya, dan Manado supaya dapat memenuhi permintaan sewa kendaraan,” ujar dia dalam siaran pers yang diterima Kontan.co.id, Selasa (11/6).

Dalam rangka perluasan jaringan tersebut, ASSA telah merelokasi kantor cabang di Bali dan meresmikannya pada tanggal 13 Mei 2024. Selain itu, ASSA juga berencana merelokasi sekaligus memperluas kantor cabang Solo, serta memperluas kantor cabang di Lampung.

Per akhir Maret 2024, ASSA memiliki 18 cabang dan 22 outlet dengan jumlah armada mencapai 30.000 unit kendaraan. Dengan ragam pelanggan yang terdiversifikasi dari korporasi, pemerintah, logistik, dan lainnya, ASSA menyediakan berbagai jenis kendaraan sesuai kebutuhan dari kendaraan penumpang, kendaraan komersial, truk, hingga sepeda motor dari berbagai merek ternama.

Baca Juga: ASSA Suntik Dana Rp 150 Miliar ke Bisnis Agritech Besutan TP Rachmat & Pieter Tanuri

Secara keseluruhan, pada tahun 2024 ASSA akan mengalokasikan capital expenditure (capex) atau belanja modal sebesar Rp 1,3 triliun-Rp 1,5 triliun yang akan digunakan untuk pembelian kendaraan baru.

ASSA membukukan kinerja yang meyakinkan pada kuartal pertama 2024, di mana ASSA mencatatkan laba bersih Rp 71 miliar atau tumbuh 37% year on year (YoY). Pertumbuhan laba bersih yang signifikan tersebut dapat diraih  berkat keberhasilan ASSA dalam mengintegrasikan tiga pilar bisnis utama miliknya yaitu transportasi (Sewa Kendaraan, Autopool dan Pengemudi), logistik end-to-end (ASSA Logistics dan Pengiriman Ekspres – Anteraja), dan  ekosistem kendaraan bekas (Lelang – JBA dan Dealer Mobil Bekas Online-to-Offline – Caroline) di bawah anak perusahaan PT Autopedia Sukses Lestari Tbk (ASLC).

Seiring dengan pesatnya pertumbuhan industri kuliner di Bali serta peningkatan volume ekspor produk lokal, ASSA group hadir sebagai jawaban dari kebutuhan fasilitas cold space melalui investasinya di Coldspace.

Berlokasi strategis di dekat perbatasan Denpasar, Sanur, dan Gianyar, gudang Coldspace Bali juga telah terintegrasi dengan berbagai platform e-commerce, memastikan kemudahan dalam operasional dan management inventory secara real-time.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×