kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.830   2,00   0,01%
  • IDX 8.132   99,86   1,24%
  • KOMPAS100 1.146   13,97   1,23%
  • LQ45 829   8,49   1,03%
  • ISSI 288   4,60   1,62%
  • IDX30 431   4,26   1,00%
  • IDXHIDIV20 519   5,74   1,12%
  • IDX80 128   1,62   1,28%
  • IDXV30 141   1,99   1,43%
  • IDXQ30 140   1,49   1,07%

Permintaan tinggi, Pyridam Farma (PYFA) incar pertumbuhan penjualan lebih dari 50%


Rabu, 07 Juli 2021 / 17:34 WIB
Permintaan tinggi, Pyridam Farma (PYFA) incar pertumbuhan penjualan lebih dari 50%
ILUSTRASI. Perusahaan farmasi?PT Pyridam Farma Tbk (PYFA)


Reporter: Dimas Andi | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perusahaan farmasi PT Pyridam Farma Tbk (PYFA) mengincar kinerja yang lebih baik sampai akhir tahun nanti. Penjualan produk PYFA pun cukup terbantu oleh permintaan yang tinggi di masa pandemi Covid-19.

Sebagai informasi, PYFA membukukan kenaikan penjualan bersih sebesar 48,56% (yoy) menjadi Rp 117,41 miliar pada kuartal I-2021. Di saat yang sama, laba bersih PYFA melesat 148,85% (yoy) menjadi Rp 10,85 miliar.

Corporate Communication Manager PYFA Kezia Mareshah menyampaikan, pihaknya menargetkan kenaikan penjualan lebih dari 50% pada akhir tahun 2021. “Kami terus mengharapkan kenaikan yang lebih tinggi pada kuartal berikutnya,” imbuh dia, Rabu (7/7).

Baca Juga: Wilton Makmur (SQMI) catatkan penjualan 2.925 gram emas dore di semester I 2021

Kinerja PYFA sendiri cukup dipengaruhi oleh penjualan produk farmasi seperti obat resep dan vitamin atau suplemen yang menunjang penanganan dan pencegahan Covid-19.

Selama masa pandemi Covid-19, PYFA mendapati kenaikan permintaan pada produk obat resep Zarom yang mengandung Azithromycin dan Vitamin D3, serta Vitamin C seperti D3-1000, D3-400, Damuvit C 1000, hingga Kidimun yang cocok untuk anak-anak.

Lonjakan permintaan tersebut tak hanya berlaku bagi produk yang dijual PYFA secara offline, melainkan juga online. Permintaannya pun datang dari berbagai kota, baik Jabodetabek maupun kota-kota lain di Pulau Jawa.

Manajemen PYFA terus berkomitmen untuk memenuhi permintaan pasar terhadap produk obat-obatan maupun suplemen yang tengah melonjak seiring ketidakpastian pandemi Covid-19. “Ke depannya, kami berencana menambah mesin produksi agar dapat menambah kapasitas produksi,” ujar Kezia.

Baca Juga: Puradelta Lestari (DMAS) catatkan kinerja yang positif di semester I-2021

Di samping itu, PYFA berupaya meningkatkan brand awareness terhadap konsumen masyarakat di Indonesia, yang mana salah satunya adalah mengembangkan kanal online untuk produk-produk obat bebas atau over the counter (OTC) sekaligus memperkuat jaringan distribusi produk perusahaan itu sendiri.




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×