kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.913   43,00   0,24%
  • IDX 5.643   -177,60   -3,05%
  • KOMPAS100 728   -24,24   -3,22%
  • LQ45 553   -19,90   -3,47%
  • ISSI 197   -4,65   -2,31%
  • IDX30 314   -10,96   -3,37%
  • IDXHIDIV20 389   -11,74   -2,93%
  • IDX80 83   -2,75   -3,22%
  • IDXV30 107   -1,77   -1,63%
  • IDXQ30 102   -3,08   -2,93%

Permudah pengisian baterai kendaraan listrik, PLN hadirkan aplikasi Charge-In


Jumat, 29 Januari 2021 / 15:07 WIB
Wakil Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo (kanan) mencoba aplikasi Charge.IN saat peluncuran di SPKLU PLN, Jakarta, Jumat (29/01).


Reporter: Dimas Andi | Editor: Noverius Laoli

“Kami juga berusaha memberi layanan terbaik seperti pemberian stimulus keringanan tambah daya, pasang baru, rekening minimum, dan lainnya kepada pengguna KLBB, pengguna home charger, pengguna private charger, dan badan usaha SPKLU,” ungkap Zulkifli.

Di kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Rida Mulyana mendukung langkah PLN dalam menghadirkan aplikasi Charge-In, karena akan memudahkan pengguna kendaraan listrik dalam melakukan pengisian baterai kendaraan tersebut.

“Kami berharap PLN terus mengembangkan teknologi, menambah fitur, dan mempermudah metode pembayaran pada aplikasi ini,” imbuh Rida.

PLN pun menjadi ujung tombak pemerintah dalam percepatan pembangunan infrastruktur kendaraan listrik di Indonesia. Rida menyebut, saat ini sudah ada 100 charging station yang tersebar di berbagai tempat, seperti SPBU, SPBG, perkantoran, hotel, pusat perbelanjaan, area parkir, dan rest area jalan tol. Pemerintah pun menargetkan pendirian 24.720 unit SPKLU dalam waktu 10 tahun ke depan.

Selanjutnya: PLN dirikan stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) di Tol Trans Sumatera

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×