kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45672,14   1,07   0.16%
  • EMAS916.000 -1,08%
  • RD.SAHAM 0.54%
  • RD.CAMPURAN 0.26%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.10%

Pernah ditolak Jokowi, ini sejumlah fakta menarik Bandara Kediri


Senin, 17 Februari 2020 / 06:45 WIB
Pernah ditolak Jokowi, ini sejumlah fakta menarik Bandara Kediri

Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Lahan seluas 390 hektar pun sudah dibebaskan untuk kebutuhan proyek ini. Adapun lahan seluas 1,5 hektar lagi di luar landas pacu yang belum dibebaskan segera dituntaskan. Bandara tersebut akan masuk kategori sistem multi bandara (multi airport system).

Akan tetapi, tidak merujuk menjadi bandara internasional. Sebab, sudah terdapat Bandara Internasional Juanda yang berlokasi di Surabaya. Selain itu, jika keinginan bandara berstatus internasional akan berdampak terhadap pertahanan.

Baca Juga: Bangun Bandara Kediri, Gudang Garam siapkan dana Rp 6 triliun

Bandara Kediri akan melayani warga Jawa Timur bagian selatan yang cukup padat, seperti Kabupaten Pacitan, Trenggalek, Ponorogo, Madiun, Nganjuk, dan Tulungagung.

Baca Juga: Groundbreaking Bandara Kediri dilakukan April 2020

Sebagai investor pembangunan, Gudang Garam diberikan hak konsesi selama 30 tahun atau 50 tahun. Investor juga berkolaborasi dengan pemerintah daerah dan badan usaha lain yang menyerahkan lahan ke pemerintah untuk dijadikan bandara.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Fakta Bandara Kediri, Dibangun Perusahaan Rokok, Pernah Ditolak Jokowi"
Penulis : Muhammad Idris
Editor : Muhammad Idris

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.


TERBARU

[X]
×