kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Persoalan Fuel Surcharge Rampung Bulan Depan


Kamis, 15 Oktober 2009 / 18:37 WIB
Persoalan Fuel Surcharge Rampung Bulan Depan


Reporter: Gentur Putro Jati |

JAKARTA. Departemen Perhubungan (Dephub) memperkirakan persoalan fuel surcharge yang dipermasalahkan Komisi Pengawas Persaingan Usaha baru menemukan titik terang bulan depan.

Direktur Angkutan Udara Tri S Sunoko mengaku hari ini pihaknya mengundang Indonesia National Air Carriers Association (INACA) untuk membahas permasalahan fuel surcharge tersebut.

"Ini baru pertemuan awal, kami menyamakan persepsi saja dengan saling menyampaikan pola-pola dalam merumuskan tarif," kata Tri, Kamis (15/10).

INACA menurutnya setuju jika perhitungan fuel surcharge dilakukan dengan suatu indeks yang baku. Namun, menurut Tri ada maskapai yang setuju fuel surcharge dimasukkan ke dalam komponen tarif dan ada juga yang menolak.

Setelah masukan dari seluruh maskapai diperoleh, Tri mengaku akan melaporkan masukan tersebut kepada Direktur Jenderal Perhubungan Udara dan Menteri Perhubungan. Jika kedua pejabat tersebut merestui, formula perhitungan penentuan harga batas atas tiket plus fuel surcharge di dalamnya segera disosialisasikan Departemen Perhubungan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×