kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Pertamina bukukan laba bersih sebesar Rp 14 triliun pada 2020


Kamis, 04 Februari 2021 / 13:12 WIB
Pertamina bukukan laba bersih sebesar Rp 14 triliun pada 2020
ILUSTRASI. Pertamina bukukan laba bersih sebesar Rp 14 triliun pada 2020


Reporter: Filemon Agung | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Pertamina sukses menorehkan laba sebesar US$ 1 miliar atau setara Rp 14 triliun sepanjang tahun 2020 kendati sempat diterpa kondisi triple shock.

Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati mengungkapkan raihan laba berhasil diperoleh lewat sejumlah langkah strategis pada tahun lalu.

"Laba bersih US$ 1 miliar. Upaya yang dilakukan adalah meningkatkan produktivitas hulu migas dan kilang serta efisiensi di semua bidang," jelas Nicke kepada Kontan.co.id, Kamis (4/2).

Nicke melanjutkan, Pertamina juga melakukan pemotongan Operational Expenditur hingga 30% serta memetakan prioritas anggaran investasi.

Baca Juga: Pertamina masih mempersiapkan implementasi program B40

Nicke menjelaskan, sepanjang tahun 2020 sejatinya suplai dan demand Pertamina ikut terdampak.Kendati demikian, Pertamina mengambil kesempatan saat harga minyak dunia turun cukup dalam.

Ketika harga minyak dunia turun drastis pada April-Mei, Pertamina melakukan pembelian minyak dalam jumlah besar dan menyimpan dalam storage.

"Ini juga memberikan dampak sepanjang 2020, walau ada penurunan (penjualan, harga dan depresiasi rupiah) Pertamina masih bisa cetak laba," jelas Nicke.

Optimisime Pertamina untuk meraih laba telah terlihat sejak akhir tahun lalu.

Dalam pemberitaan sebelumnya, Sebelumnya pada semester 1/2020 lalu, Pertamina sempat mencatatkan kerugian bersih. Namun memasuki paruh kedua 2020, Nicke menyebut Pertamina melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan kinerja, sesuai dengan arahan Menteri BUMN. Yaitu melakukan transformasi, efisiensi, dan akuntabilitas secara konsisten. Sehingga di penghujung tahun 2020 bisa mencetak laba bersih.

Baca Juga: Pertamina siapkan investasi US$ 10,7 miliar tahun ini




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×