kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45895,84   4,26   0.48%
  • EMAS1.325.000 -1,49%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Pertamina Geothermal (PGEO) Cukupi Kebutuhan Energi Hijau Selama Lebaran 2024


Jumat, 12 April 2024 / 15:44 WIB
Pertamina Geothermal (PGEO) Cukupi Kebutuhan Energi Hijau Selama Lebaran 2024
ILUSTRASI. PT Pertamina Geothermal Energy Tbk pastikan seluruh elemen tetap mengedepankan kinerja operasi dan aspek HSSE di seluruh area operasi


Reporter: Shifa Nur Fadila | Editor: Handoyo .

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) pastikan seluruh elemen tetap mengedepankan kinerja operasi dan aspek HSSE di seluruh area operasi agar tetap aman untuk menyokong suplai energi ke wilayah di sekitarnya selama lebaran 2024. 

Direktur Utama PGE Julfi Hadi melalui kegiatan Safari Ramadan ke beberapa area operasi panas bumi seperti Area Kamojang, Area Ulubelu, Area Lahendong, Area Karaha, dan Area Lumut Balai, menyampaikan kembali aspirasi dan target-target kinerja dari seluruh elemen perusahaan.

Ia mengatakan salah satu agenda utama dalam kegiatan tersebut adalah pelaksanaan Management Walkthrough (MWT) berupa kunjungan langsung ke sejumlah fasilitas operasional di masing-masing area. 

“Program ini menegaskan pentingnya komitmen Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) dan penerapan prinsip Operational Excellence dalam setiap pekerjaan untuk memastikan keberlanjutan dan pengembangan perusahaan,” jelas Julfi pada keterangan resmi, Jumat (5/4).

Baca Juga: Selama Ramadan & Idulfitri, Pertamina NRE Siap Pasok dan Jamin Energi Bersih

Julfi menjelaskan Management Walkthrough (MWT) di wilayah kerja PGE merupakan komitmen seluruh Perwira terhadap aspek-aspek HSSE dan penerapan Operational Excellence dalam setiap aspek pekerjaan. Terutama pada saat menjelang waktu-waktu penting seperti Ramadan dan Idul Fitri. 

“Kontinuitas pasokan energi hijau dari geotermal menjadi krusial bagi masyarakat sehingga semua dapat merayakan hari kemenangan dengan lancar," ujarnya. 

Direktur Operasi Ahmad Yani menambahkan  implementasi kebijakan HSSE Pertamina menjadi hal wajib yang harus diterapkan. Menurutnya dalam penerapan tersebut diperlukan kerja sama erat antara manajemen, pekerja, dan mitra kerja di seluruh area operasi Perusahaan.

“Karakteristik energi panas bumi sebagai beban listrik dasar (base load) energi hijau yang beroperasi 24 jam penuh, harus didukung dengan semangat energi kebersamaan, serta tetap memprioritaskan aspek HSSE dalam setiap aktivitas,” jelas Ahmad.  

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×