kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.836.000   17.000   0,93%
  • USD/IDR 16.720   -165,00   -1,00%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Pertamina Masih Gandeng Rosneft di Kilang Tuban


Senin, 09 Oktober 2023 / 17:36 WIB
Pertamina Masih Gandeng Rosneft di Kilang Tuban
ILUSTRASI. PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) belum memutuskan untuk menggandeng mitra baru untuk proyek Grass Root Refinery (GRR) atau Kilang Tuban


Reporter: Filemon Agung | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID-JAKARTA. PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) belum memutuskan untuk menggandeng mitra baru untuk proyek Grass Root Refinery (GRR) atau Kilang Tuban.

Sekretaris Perusahaan Kilang Pertamina Internasional Hermansyah Y. Nasroen mengungkapkan, sampai saat ini pelaksanaan proyek Kilang Tuban masih dilakukan bersama mitra Rusia, Rosneft.

"Melalui anak usaha, PT Pertamina Rosneft Pengolahan dan Petrokimia (PRPP) sampai saat ini masih bersama Rosneft utk pelaksanaan proyek pembangunan kilang Grass Root Refinery GRR Tuban," ungkap Hermansyah kepada Kontan, Senin (9/10).

Baca Juga: Wamen BUMN: Pertamina Tetap Jalankan Kilang Tuban Bersama Mitra Rusia

Hermansyah menjelaskan, saat ini proyek Kilang Tuban memasuki tahapan penyiapan dokumen Final Investment Decision (FID).

Selain itu, secara bersamaan, proses persiapan untuk pemilihan pelaksana Engineering Procurement Construction (EPC).

Dalam kesempatan terpisah, Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara Kartika Wirjoatmodjo mengungkapkan, proses diskusi untuk kelanjutan Proyek Kilang Tuban masih berjalan. Namun, untuk saat ini Rosneft dipastikan masih menjadi mitra Pertamina untuk proyek gasoline berkapasitas 80 Kilo Barrel Per Day (KBPD).

"Karena memang Rosneft atau Rusia dengan kondisi geopolitik sekarang ada tantangan. Lagi diskusi kira-kira seperti apa ke depan untuk solusinya itu mungkin dalam waktu 6 bulan ke depan akan cari solusi bersama seperti apa," kata Kartika ditemui di Jakarta, Senin (9/10).

Baca Juga: Pertamina Lanjutkan Proyek Kilang Tuban

Kartika menegaskan, sampai saat ini Pemerintah dan Pertamina belum sampai kepada keputusan untuk mencari mitra baru. 

Meski demikian, kondisi geopolitik yang terjadi tentunya menjadi pertimbangan dalam pengambilan keputusan ke depan. 

"Kita melihat kondisi geopolitik dan kekuatan keuangan untuk kebutuhan investasinya," tambah Kartika. 

Kartika menambahkan, sampai saat ini perkembangan Proyek Kilang Tuban masih berjalan. Ia memastikan tidak ada hambatan pada pengerjaan proyek saat ini. Saat ini Proyek Kilang Tuban sudah melakukan berbagai pengerjaan secara bertahap. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×