kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.677.000   2.000   0,07%
  • USD/IDR 17.823   -19,00   -0,11%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Pertamina: Pelemahan rupiah belum berdampak ke perubahan harga BBM


Rabu, 25 Maret 2020 / 13:02 WIB
ILUSTRASI. Aktivitas di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Minyak (SPBU) milik PT Pertamina di Jakarta, Selasa (28/8). Pertamina menyebut tren pelemahan rupiah belum berdampak ke perubahan harga BBM. KONTAN/Cheppy A. Muchlis


Reporter: Rahma Anjaeni | Editor: Tendi Mahadi

Kemudian, Fajriyah mengatakan, pelemahan nilai tukar rupiah ini tentu saja menjadi sentimen negatif bagi pelaku industri. Pasalnya, hal ini membuat harga dari kebutuhan operasional yang biasa digunakan oleh Pertamina akan meningkat.

"Pelemahan rupiah ini membuat barang-barang yang kami beli dari luar akan meningkat dari sisi nilainya," paparnya.

Baca Juga: Penyesuaian harga BBM punya urgensi tinggi di tengah terpuruknya harga minyak global

Lebih lanjut ia memaparkan, apabila pelemahan rupiah ini terus berlanjut sampai beberapa waktu ke depan, maka Pertamina akan terus memantau agar operasional tetap berjalan efisien. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi dampak negatif yang mungkin akan terjadi ke depannya.

"Secara rutin Pertamina sudah melakukan hedging sesuai ketentuan. Selanjutnya, operasional juga akan dipantau untuk tetap efisien dan efektif," kata Fajriyah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×