kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |

Peternak mulai tersenyum lebar, harga ayam merangkak naik


Sabtu, 20 Juli 2019 / 10:00 WIB
Peternak mulai tersenyum lebar, harga ayam merangkak naik

Reporter: Kenia Intan | Editor: Azis Husaini

KONTAN.CO.ID -JAKARTA. Para peternak ayam sudah tampak sumringah. Ini karena harga ayam sudah mulai stabil. Data Gabungan Pengusaha Ayam Nasional (Gopan) menyebutkan, harga ayam peternak untuk saat ini jauh lebih baik dibandingkan dengan beberapa waktu lalu.

Bahkan, harga ayam di tingkat peternak sempat mencapai angka Rp 20.000 sampai Rp 22.000 per kilogram. "Tetapi per hari ini terkoreksi  harganya jadi Rp 19.500 di beberapa daerah," terang Sekertaris Jenderal Gopan Sugeng Wahyudi ketika dihubungi Kontan.co.id, Jumat (19/7).


Ia menjelaskan, koreksi ini disebabkan harga ayam yang masih sangat rentan dengan kondisi daya beli masyarakat.

Suggeng bilang, dibandingkan harga pasca Lebaran, per awal bulan Juli harga ayam di tingkat peternak  mengalami  trend meningkat. Hal ini salah satunya karena  saat momentum Lebaran ada pengurangan pasokan anak ayam  sebesar 25% hingga 35%.

Sementara itu, terkait langkah pemerintah mengurangi  Day Old Chick (DOC) sebesar 30%, Sugeng bilang dampaknya akan baru terasa di akhir bulan.

Ke depannya, ia berharap harga ayam di tingkat peternak akan kembali menguat dan stabil.  Untuk mendorong hal ini, pekan depan Gopan akan mengusulkan kepada  Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan supaya harga anak ayam atau DOC tidak lebih dari Rp 5.500.

Selain itu, Gopan juga menyarankan agar harga pakan tidak lebih dari Rp 7.200. Usul ini bertujuan agar biaya pokok turun, sehingga peternak dalam berproduksi bisa lebih efisien dan efektif.

Sekadar informasi, pada akhir Juni harga ayam di tingkat peternak berada di bawah Harga Pokok Penjualan (HPP) yang sebesar Rp 18.700 per kilogram. Kondisi ini telah berlangsunh 10 bulan terkahir. Bahkan titik terendahnya, satu kilogram ayam ras dihargai Rp 7000 hingga Rp 8.000 saja.



Video Pilihan

TERBARU

×