kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Petugas PLN akan kembali sambangi rumah pelanggan untuk catat meteran listrik


Rabu, 20 Mei 2020 / 02:06 WIB
ILUSTRASI. Petugas memeriksa meteran listrik di Rumah Susun Bendungan Hilir, Jakarta. ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/pras.


Reporter: Titis Nurdiana | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Jika pelangan tak mengirimkan laporan mandiri, PLN akan menggunakan rata-rata pemakaian tiga bulan sebagai dasar perhitungan rekening listrik. Pun dengan pelangan yang  lokasi rumah tak bisa didatangi petugas.

Efek lanjutnya, tagihan listrik pelanggan akan dilakukan penyesuaian ketika petugas melakukan pencatatan meteran ke rumah pelanggan.

Baca Juga: Cek tagihan listrik, petugas PLN bakal pakai APD ke rumah warga

"Ada wilayah yang ditutup karena protokol virus corona, Ini tentu kami tidak bisa melakukan pencatatan. Jika demikian kami akan menggunakan rata-rata tiga bulan sebagai dasar tagihan rekening listrik," katanya.

Bob berharap pelanggan agar membayar tagihan listrik secara daring (online). Toh  transaksi bisa dilakukan di mana saja tanpa harus datang ke kantor PLN.
Pembayaran bisa melalui ATM, internet banking, SMS banking, aplikasi dompet digital (e-wallet) seperti Link Aja, Gopay, dan sebagainya ataupun melalui aplikasi E-Commerce seperti Tokopedia, Bukalapak, Traveloka, dan banyak lagi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×