kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.537.000   -4.000   -0,16%
  • USD/IDR 18.189   15,00   0,08%
  • IDX 4.920   15,48   0,32%
  • KOMPAS100 632   2,75   0,44%
  • LQ45 501   3,97   0,80%
  • ISSI 163   -0,60   -0,36%
  • IDX30 283   2,68   0,96%
  • IDXHIDIV20 382   4,30   1,14%
  • IDX80 73   0,29   0,40%
  • IDXV30 106   0,87   0,82%
  • IDXQ30 95   1,13   1,20%

PGEO Siapkan Capex US$ 209 Juta, Begini Strategi Ekspansi dan Target Kinerja 2026


Selasa, 04 Agustus 2026 / 21:18 WIB
PGEO Siapkan Capex US$ 209 Juta, Begini Strategi Ekspansi dan Target Kinerja 2026
ILUSTRASI. PGEO Eksekusi Kontrak Infrastruktur PLTP Lumut Balai Unit 3, Siap Masuk Tahap Pengeboran (Dok/Pertamina Geothermal Energy (PGEO))


Reporter: Ridwan Nanda Mulyana | Editor: Noverius Laoli

Guna mendukung berbagai agenda ekspansi tersebut, Fransetya mengungkapkan bahwa pada tahun ini PGEO menyiapkan belanja modal atau capital expenditure (capex) sekitar US$ 209 juta - US$ 210 juta.

Pada semester I-2026,  PGEO telah merealisasikan capex sebanyak US$ 23,82 juta, meningkat 8,82% dibandingkan realisasi capex pada periode yang sama tahun lalu.

Fransetya merinci, realisasi capex PGEO pada paruh pertama 2026 digunakan untuk development expenditure sebesar US$ 13,66 juta atau meningkat 31,47% dibandingkan realisasi pada semester I-2025. Selain itu, PGEO menggunakan US$ 10,16 juta sebagai maintenance expenditure.

Baca Juga: Pertamina Geothermal (PGEO) Lanjutkan Proyek Green Data Center Tahun Ini

Merujuk pemberitaan KONTAN sebelumnya, dalam perencanaan capex tahun ini, PGEO mengalokasikan dana sekitar US$ 129,7 juta untuk pengembangan kapasitas organik.

Sementara sekitar US$ 50 juta diarahkan untuk pemeliharaan dan keandalan aset. Sedangkan sisanya digunakan untuk kegiatan eksplorasi, infrastruktur pendukung dan kebutuhan investasi lainnya.

Di sisi lain, PGEO menerapkan strategi pendanaan yang terdiversifikasi dan disesuaikan dengan karakteristik setiap proyek. Sumber pendanaan mencakup kas internal, pasar modal berkelanjutan, pinjaman konsesional dari lembaga multilateral dan bilateral, fasilitas perbankan, serta kerja sama dengan mitra strategis.

Adapun, tiga proyek PGEO sudah tercantum dalam Green Book Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas). Ketiga proyek tersebut memiliki potensi dukungan pembiayaan hingga US$ 477,87 juta.

Baca Juga: Pertamina Geothermal (PGEO) Mulai Tahap Lanjutan PLTP Lumut Balai Unit 3 55 MW

Ketiga proyek tersebut adalah PLTP Lumut Balai Unit 3 dengan potensi dukungan pembiayaan sebesar US$ 158,86 juta, PLTP Lumut Balai Unit 4 (US$ 148,97 juta) dan PLTP Lahendong Unit 7–8 (US$ 170,04 juta). Lender untuk PLTP Lumut Balai 3 dan 4 adalah JICA, sedangkan World Bank menjadi lender untuk PLTP Lahendong 7-8.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
11.11
Kontan Academy
[Executive Education Program] Sustainable Development and ESG Leadership Mitigasi Risiko SP2DK dan Pemeriksaan Pajak

[X]
×