kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.764.000   -5.000   -0,18%
  • USD/IDR 17.680   99,00   0,56%
  • IDX 6.599   -124,08   -1,85%
  • KOMPAS100 874   -18,96   -2,12%
  • LQ45 651   -6,79   -1,03%
  • ISSI 238   -4,84   -1,99%
  • IDX30 369   -2,15   -0,58%
  • IDXHIDIV20 456   0,25   0,05%
  • IDX80 100   -1,80   -1,77%
  • IDXV30 128   -1,20   -0,93%
  • IDXQ30 119   -0,20   -0,17%

Pipa gas CNOOC bocor, PLN klaim pasokan listrik masih aman


Senin, 09 Juli 2018 / 19:23 WIB
ILUSTRASI. Laporan Keuangan PLN 2017


Reporter: Febrina Ratna Iskana | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pasokan gas ke Pembangkit Listrik Tenaga Gas Uap (PLTGU) di Cilegon terganggu akibat kebocoran pipa gas yang dioperasikan oleh China National Offshore Oil Corporation (CNOOC) di Perairan Bojonegara pada Senin (9/7). Namun PT PLN (Persero) mengklaim pasokan listrik di wilayah Jawa tetap aman.

Hal tersebut ditegaskan oleh Direktur Utama PLN, Sofyan Basir yang menyebut pasokan listrik Pulau Jawa tetap aman dan tidak ada pemadaman. "Tidak pengaruh, listriknya tetap nyala kan. Kami langsung switching, jalurnya kan banyak. Tidak ada pemadaman kok," tegasnya di Gedung DPR/MPR Jakarta pada Senin (9/7).

Direktur Pengadaan Strategis PLN Supangkat Iwan Santoso menambahkan, PLN telah mengganti pasokan listrik dari PLTGU Cilegon dengan pasokan listrik dari pembangkit lainnya. Ini lantaran PLN maish memiliki reserve margin sebesar 30%. "Ada (PLTU) Labuan, ada (PLTU) Lontar, ada yang lain yang backup," ungkap Iwan.

Selain itu, CNOOC saat ini pun hanya menyuplai sebesar 50 million standard cubic feet per day (mmscfd) dari kebutuhan gas PLTGU Cilegon. PLN masih bisa mendapatkan pasokan gas sebesar 30 mmscfd dari PGN untuk memasok kebutuhan gas PLTGU Cilegon.

Beban suplai PLTU Cilegon pun sudah menurun dari 600-650 Megawatt (MW) menjadi hanya 300 MW. Sehingga tidak terlalu berpengaruh pada sistem kelistrikan Jawa-Bali.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×