kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.837.000   27.000   0,96%
  • USD/IDR 16.991   62,00   0,37%
  • IDX 7.097   -67,03   -0,94%
  • KOMPAS100 977   -12,33   -1,25%
  • LQ45 719   -12,76   -1,74%
  • ISSI 250   -1,82   -0,73%
  • IDX30 391   -7,50   -1,88%
  • IDXHIDIV20 489   -9,60   -1,93%
  • IDX80 110   -1,54   -1,38%
  • IDXV30 134   -2,11   -1,54%
  • IDXQ30 128   -2,18   -1,68%

PLN Akan membuka Tender Pengadaan Trafo Awal Tahun Ini


Jumat, 22 Januari 2010 / 15:10 WIB
PLN Akan membuka Tender Pengadaan Trafo Awal Tahun Ini


Reporter: Fitri Nur Arifenie |

JAKARTA. Akhir bulan ini, PT PLN (Persero) akan membuka tender untuk pengadaan 12 trafo yang menjadi kebutuhan PLN. Hal tersebut berdasarkan pengakuan dari Direktur Utama PLN, Dahlan Iskan. Ia mengatakan PLN mengurungkan niatnya untuk melakukan penunjukan langsung perusahaan dalam pengadaan trafo milik PLN. Sebagai gantinya PLN akan melakukan tender. “Tendernya akan kita buka pada minggu depan seperti semacam beauty contest,” ujar Dahlan.

Sebelumnya, Dahlan pernah meminta kepada pemerintah supaya PLN bisa menunjuk langsung perusahaan untuk pengadaan trafonya. Hal itu karena dengan penunjukkan langsung, PLN akan cepat untuk mendapatkan trafo tersebut. Jika menggunakan tender, maka PLN akan membutuhkan waktu yang cukup lama. Namun, Dahlan membatalkan niatnya itu karena tidak ingin melanggar undang-undang meskipun Kementrian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sudah memberikan lampu hijau atas permintaan tersebut.

Ia melanjutkan, tender untuk pengadaan ke-12 trafo tersebut dilakukan secara terbuka dan bisa diikuti oleh perusahaan manapun baik domestik maupun asing. Ia membantah pernyataan dari Menteri BUMN, Mustafa Abubakar bahwa PLN sudah menunjuk perusahaan asal China untuk pengadaan trafo tersebut. Ia memberikan kesempatan yang sama kepada semua perusahaan yang berminat untuk mengikuti tender trafo. “Trafo tersebut tidak harus berasal dari China tapi dari mana saja. Kita cari yang termurah dan tercepat,” papar dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×