kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

PLN Bangun PLTS Terapung 92 MWp di Waduk Saguling, Jawa Barat


Jumat, 03 Oktober 2025 / 12:38 WIB
PLN Bangun PLTS Terapung 92 MWp di Waduk Saguling, Jawa Barat
ILUSTRASI. PLN akan membangun PLTS Terapung lagi


Reporter: Diki Mardiansyah | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT PLN (Persero) melalui Sub Holding PLN Indonesia Power (PLN IP) resmi memulai pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Terapung di Waduk Saguling, Kanupaten Bandung Barat, Jawa Barat.

Asal tahu saja, PLTS Terapung tersebut akan memiliki kapasitas sebesar 92 megawatt peak (MWp).

PLTS Terapung Saguling diproyeksikan mampu menghasilkan lebih dari 130 Gigawatt hour (GWh) listrik per tahun.

Jumlah tersebut cukup untuk memenuhi kebutuhan energi sekitar 24.000 rumah tangga sekaligus mengurangi emisi karbon hingga 104.000 ton CO per tahun. Pembangkit ini ditargetkan akan beroperasi secara komersial pada November 2026.

Baca Juga: PLN Didorong Perkuat Strategi agar Kinerja Keuangan Terus Membaik

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan, proyek ini merupakan salah satu implementasi komitmen PLN dalam meningkatkan bauran Energi Baru Terbarukan (EBT).

Kehadiran PLTS Terapung Saguling tidak hanya menghadirkan pasokan listrik hijau, tetapi juga memberikan manfaat berlapis bagi masyarakat.

“PLTS Terapung Saguling akan menjadi salah satu tonggak penting dalam transformasi energi bersih di Indonesia. Pembangkit ini akan memperkuat ketahanan energi di Jawa Barat sekaligus mengurangi emisi karbon secara signifikan,” ujar Darmawan dalam keterangan resmi, Jumat (3/10/2025).

Direktur Utama PLN Indonesia Power Bernadus Sudarmanta menambahkan, proyek ini menjadi wujud kontribusi nyata PLN IP dalam menghadirkan energi bersih dan berkelanjutan.

Bernardus menjelaskan, proyek yang masuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN) sesuai Peraturan Presiden No. 109 Tahun 2020 ini dibangun dengan memanfaatkan kurang dari 5 persen total area Waduk Saguling sehingga tidak mengganggu fungsi utama waduk sebagai fasilitas irigasi dan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA). 

Baca Juga: Usai Pemadaman 3 Hari, PLN Pastikan Listrik di Aceh Kembali Pulih 100%

"Selain itu, penggunaan teknologi floating PV akan meningkatkan efisiensi panel surya, mengurangi penguapan air, dan tetap menjaga ekosistem waduk," ujarnya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×