kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.580.000   6.000   0,23%
  • USD/IDR 17.935   22,00   0,12%
  • IDX 6.065   28,02   0,46%
  • KOMPAS100 781   4,08   0,53%
  • LQ45 599   3,15   0,53%
  • ISSI 211   0,88   0,42%
  • IDX30 333   2,61   0,79%
  • IDXHIDIV20 426   3,09   0,73%
  • IDX80 89   0,43   0,49%
  • IDXV30 115   0,64   0,55%
  • IDXQ30 109   0,73   0,67%

PP Presisi (PPRE) bidik perolehan kontrak baru Rp 7 triliun di tahun ini


Jumat, 31 Januari 2020 / 15:13 WIB
ILUSTRASI. PT PP Presisi Loading Galian Tanah Kepala Bendungan Sisi Tasik Untuk Dihauling ke Disposal Area. PT PP Presisi Tbk (PPRE) bidik perolehan kontrak baru tumbuh 20% year on year (yoy) menjadi Rp 7 triliun di sepanjang 2020. Foto:Dok.PP Presisi


Reporter: Arfyana Citra Rahayu | Editor: Tendi Mahadi

Sebagai gambaran, potensi proyek ini diakui cukup besar karena nilainya lebih dari Rp 1 triliun. Adapun PPRE akan menjadi kontraktor utama (main contractor) yang akan menjalankan proyek pengangkutan batubara, jalan hauling (pengangkutan), pelabuhan, dan lainnya. 

Selain membidik perolehan kontrak baru, Benny mengungkapkan perusahaan juga menargetkan pertumbuhan pendapatan tumbuh 20% yoy. Adapun untuk angka pasti targetnya masih menunggu bulan depan setelah rilis laporan audit keluar dari akuntan publik termasuk anggaran belanja modal. 

Baca Juga: Indonesia Infrastructure Finance beri penjaminan untuk obligasi Bali Towerindo (BALI)

Meski belum ada angka pasti, Benny menjelaskan belanja modal atau capital expenditure (capex) tidak akan lebih dari Rp 1 triliun.

Benny bilang sebagian besar belanja modal di tahun ini akan digunakan untuk investasi alat berat pendukung konstruksi dan pertambangan. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×