kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45921,46   1,15   0.12%
  • EMAS1.343.000 -0,30%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Prima Cakrawala Abadi (PCAR) Bidik Penjualan Rp 300 Miliar pada Tahun 2024


Jumat, 16 Februari 2024 / 15:03 WIB
Prima Cakrawala Abadi (PCAR) Bidik Penjualan Rp 300 Miliar pada Tahun 2024


Reporter: Vina Elvira | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Emiten produsen rajungan, PT Prima Cakrawala Abadi Tbk (PCAR) tetap berfokus pasar ekspor di tahun 2024. Mengingat, mayoritas penjualan PCAR juga masih dikontribusi dari pasar luar negeri ketimbang lokal. 

Direktur Utama PCAR Raditya Wardhana mengatakan, perseroan masih akan tetap menjadikan ekspor sebagai fokus utama di tahun ini. Namun, di sisi lain PCAR juga ingin meningkatkan penjualan serta melebarkan pangsa pasar lokal. 

Rencana bisnis tersebut berupaya dicapai PCAR melalui diversifikasi produk, di mana pihaknya tidak hanya mengandalkan produk rajungan saja melainkan dengan produk-produk perikanan beku lainnya. 

“Tahun ini perseroan berencana untuk meneruskan dan meningkatkan volume penjualan serta akan berusaha untuk meningkatkan angka penjualan di market lokal,” ungkap Raditya, kepada Kontan.co.id, Kamis (15/2). 

Baca Juga: Arkora Hydro (ARKO) Mendirikan Anak Usaha Baru

Pada tahun ini Manajemen PCAR menargetkan angka penjualan mencapai Rp 300 miliar. Angka ini setara dengan 685 ton rajungan. 

“Perseroan telah memiliki komitmen dari para pelanggan untuk meningkatkan permintaan pembelian mereka di tahun 2024 ini,” tambahnya. 

Raditya pun mengaku bahwa pemilihan presiden (Pilpres) tidak mengganggu jalannya bisnis perusahaan di tahun ini. Maka dari itu, pilpres satu putaran ataupun dua putaran bisnis PCAR dapat tetap berjalan seperti biasa. 

Sebagai tambahan informasi, PCAR membukukan penjualan senilai Rp 202,50 miliar hingga kuartal III-2023. Realisasi ini tumbuh 12,82% year on year (YoY) sejalan dengan meningkatnya ekspor makanan laut. Penjualan ekspor mendominasi sebesar Rp 200,77 miliar, sedangkan pasar lokal menyerap Rp 1,56 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×