kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.651.000   11.000   0,42%
  • USD/IDR 17.981   -32,00   -0,18%
  • IDX 5.876   131,22   2,28%
  • KOMPAS100 765   20,79   2,79%
  • LQ45 582   16,29   2,88%
  • ISSI 204   4,37   2,19%
  • IDX30 329   8,59   2,68%
  • IDXHIDIV20 406   11,61   2,94%
  • IDX80 87   2,30   2,72%
  • IDXV30 110   2,89   2,69%
  • IDXQ30 106   3,06   2,97%

Produksi Pupuk 2009 Mencapai Target


Selasa, 05 Januari 2010 / 11:30 WIB


Sumber: Kontan |

JAKARTA. Walaupun ada masalah pasokan gas di dalam negeri, pasokan gas untuk industri pupuk rupanya tidak terganggu. Buktinya, produksi pupuk pada tahun 2009 lalu bisa mencapai target yang dipatok awal tahun.

Bahkan, tahun 2009, PT Pupuk Kalimantan Timur (PKT) membukukan rekor produksi pupuk tertinggi, yaitu 2,4 juta ton pupuk urea dan 1,8 juta ton amoniak.

"Angka tersebut sekaligus juga tercatat sebagai jumlah produksi tertinggi yang pernah dicapai pabrik pupuk di Indonesia," kata Direktur Utama PKT Hidayat Nyakman. Menurutnya, jumlah produksi tersebut sudah hampir menyamai kapasitas terpasang pabrik milik PKT tersebut.

Tahun kemarin, PKT juga mampu melakukan ekspor pupuk 208.000 ton, sesuai dengan kuota yang ditetapkan pemerintah. Harga rata-rata ekspor pupuk PKT dalam tender terakhirnya mencapai US$ 300 per ton. Dari izin ekspor ini, PKT meraup pendapatan sebesar US$ 56,97 juta.

Kinerja PT Pupuk Sriwidjaja (PUSRI) juga tak kalah subur. Direktur Utama PUSRI Dadang Heru Kodri menjelaskan, pabriknya mampu memproduksi pupuk urea sesuai dengan target yang ditetapkan, yaitu 6,9 juta ton.

"Ini karena semua pabrik dapat gas penuh, kecuali PIM yang hanya dapat 5 kargo setara dengan satu pabrik bisa jalan satu tahun," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×