kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.613.000   23.000   0,89%
  • USD/IDR 17.924   -15,00   -0,08%
  • IDX 6.242   -56,72   -0,90%
  • KOMPAS100 813   -5,85   -0,71%
  • LQ45 621   -2,15   -0,35%
  • ISSI 215   -3,31   -1,52%
  • IDX30 344   -1,09   -0,32%
  • IDXHIDIV20 429   0,02   0,00%
  • IDX80 93   -0,53   -0,57%
  • IDXV30 116   -0,90   -0,76%
  • IDXQ30 111   -0,10   -0,09%

Produsen Minta Pemerintah Tetapkan Alokasi Ekspor Pupuk


Jumat, 05 Februari 2010 / 17:19 WIB


Reporter: Raymond Reynaldi | Editor: Test Test

JAKARTA. Produsen pupuk domestik berharap pemerintah segera menetapkan alokasi ekspor pupuk nasional. Sebab, alokasi ekspor pupuk menjadi tumpuan para produsen untuk menambal selisih biaya yang harus mereka tanggung dari penjualan pupuk bersubsidi.

Direktur Utama PT Pupuk Sriwidjaja Dadang Heru Kodri bilang, dengan penetapan alokasi ekspor yang lebih awal, maka produsen bisa segera memasarkan pupuknya ke negara-negara tujuan. “Seperti India, Filipina, Thailand, Myanmar, Vietnam, dan Malaysia,” ujarnya, Jumat (5/2).

Tahun lalu, Pusri Holding berhasil merealisasikan jatah alokasi impornya mencapai 607.110 ton. Volume ekspor tersebut hanya separuh dari alokasi ekspor yang diberikan pemerintah sebesar 1.061.480 ton.

Selain itu, Dadang mengaku, hingga kini pihaknya masih menantikan keputusan pemerintah soal penetapan harga pupuk bersubsidi. "Demi masalah ketahanan pangan ini semua seharusnya menjadi prioritas pemerintah. Hingga saat ini kita belum tahu harganya," tutur dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×