kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.645.000   -15.000   -0,56%
  • USD/IDR 17.870   -65,00   -0,36%
  • IDX 5.821   -75,34   -1,28%
  • KOMPAS100 752   -12,33   -1,61%
  • LQ45 573   -10,72   -1,84%
  • ISSI 201   -1,70   -0,84%
  • IDX30 325   -6,09   -1,84%
  • IDXHIDIV20 401   -6,69   -1,64%
  • IDX80 86   -1,38   -1,59%
  • IDXV30 108   -1,25   -1,14%
  • IDXQ30 105   -1,88   -1,76%

Produsen otomotif tetap mendukung kenaikan BBM


Selasa, 18 November 2014 / 20:30 WIB
ILUSTRASI. Manfaat buah duku untuk kesehatan tubuh.


Reporter: Benediktus Krisna Yogatama | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Pelaku industri otomotif mendukung kebijakan pemerintah mengurangi subsidi bahan bakar minyak (BBM), dan menaikkan harga BBM.

"Kami mendukung kebijakan pemerintah menaikkan harga BBM. Selanjutnya uang hasil penghematan subsidi tersebut digunakan untuk pembangunan infrastruktur, jalan, listrik, pendidikan dan kesehatan," ujar Amelia Tjandra, Direktur Pemasaran PT Astra Daihatsu Motor pada Selasa (18/11).

Direktur Pemasaran Toyota Astra Motor Rahmat Samulo mengatakan, meski kenaikan harga BBM bisa mengoreksi penjualan mobil 10%-15% dari bulan-bulan biasa, namun pihaknya mendukung kebijakan tersebut.

"Bila dialokasikan ke infrastruktur, seperti jalan, pelabuhan, itu juga bisa secara tidak langsung mendorong pertumbuhan ekonomi dan otomotif secara keseluruhan," ujar Rahmat.

Amelia mengatakan, paska kenaikan BBM penjualan otomotif dalam 4 bulan sampai 6 bulan ke depan akan mengalami tekanan. “Setelah itu, baru nanti pulih lagi," ujar Amelia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×