kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.645.000   -50.000   -1,86%
  • USD/IDR 17.855   -32,00   -0,18%
  • IDX 6.415   -35,01   -0,54%
  • KOMPAS100 828   -2,23   -0,27%
  • LQ45 630   -0,96   -0,15%
  • ISSI 225   -1,96   -0,86%
  • IDX30 352   -0,06   -0,02%
  • IDXHIDIV20 429   0,71   0,17%
  • IDX80 95   -0,26   -0,28%
  • IDXV30 120   0,23   0,19%
  • IDXQ30 112   0,00   0,00%

Produsen rokok elektrik optimistis pasar akan pulih tahun depan


Kamis, 25 Februari 2021 / 21:11 WIB
ILUSTRASI. Produsen pasar rokok elektrik optimistis pasar akan pulih tahun depan


Reporter: Muhammad Julian | Editor: Noverius Laoli

Setelah pasar pulih 100% nanti APVI optimistis pasar rokok elektrik bisa terus mengalami pertumbuhan dari tahun ke tahun bila didukung oleh regulasi pemerintah yang pro industri rokok elektrik.

Dukungan yang dimaksud misalnya seperti pengurangan tarif cukai, pemberlakuan standarisasi SNI produk rokok elektrik untuk meningkatkan kepercayaan konsumen, dan sebagainya.

Sedikit informasi, sebagai produk Hasil Pengolahan Tembakau Lainnya (HPTL), rokok elektrik saat ini dikenai tarif cukai hasil tembakau sebesar 57%. Hal ini diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Republik Indonesia Nomor 146/PMK.010/2017 tentang Tarif Cukai Hasil Tembakau.

“Penerapan tarif cukai kan seharusnya berbanding lurus dengan tingkat risikonya. Riset-riset yang sudah ada di luaran sana kan membuktikan bahwa ini (rokok elektrik) less harmfull (dibanding rokok konvensional), hal ini sebaiknya menjadi pertimbangan pemerintah dalam menetapkan cukai rokok elektrik,” ujar Aryo.

Selanjutnya: Pemerintah diminta segera rampungkan regulasi produk hasil olahan tembakau lainnya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×