kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.871.000   -20.000   -1,06%
  • USD/IDR 16.445   -75,00   -0,45%
  • IDX 7.107   66,36   0,94%
  • KOMPAS100 1.034   12,73   1,25%
  • LQ45 806   9,73   1,22%
  • ISSI 223   1,91   0,86%
  • IDX30 421   5,94   1,43%
  • IDXHIDIV20 502   10,81   2,20%
  • IDX80 116   1,41   1,23%
  • IDXV30 120   2,66   2,27%
  • IDXQ30 138   2,04   1,50%

Produsen sereal Simba ingin go international


Jumat, 02 Oktober 2015 / 10:57 WIB
Produsen sereal Simba ingin go international


Reporter: RR Putri Werdiningsih | Editor: Havid Vebri

JAKARTA. Produsen sereal PT Simba Indosnack Makmur ingin menjajal pasar luar negeri. Perusahaan itu tengah berkongsi dengan mitra bisnis dari Malaysia.

Kalau tak meleset, kerjasama tersebut akan mengantarkan produk Simba Indosnack ke pasar ekspor Asia Tenggara. Hanya saja Karsun Mulyadi, Direktur Marketing PT Simba Indosnack Makmur enggan memberikan perincian detail soal kerjasama ini.

Informasi saja, 100% saham Simba Indosnack dimiliki perusahaan investasi Creador Indonesia yang digawangi Cyril Noerhadi, sebagai senior managing director. Creador mengambilalih saham Simba Indosnack dari Godrej Consumer Products Ltd (GCPL) India, di 2013. Godrej Consumer sendiri membeli Simba Indosnack pada 2010.

Kini Simba fokus menambah varian sereal untuk menguatkan penguasaan pasar mereka. Terbaru mereka mengeluarkan produk bernama Rainbow Hoops. Tahap awal, produk ini dipasarkan di Jawa. Tahap berikutnya, ke pasar luar Pulau Jawa. "Kami perkirakan penetrasi produk baru ini bisa dilakukan tiga bulan," ujar Karsum, Kamis (1/10).

Simba Indosnack yakin, produk sereal dengan aneka rasa buah itu bisa mendukung target penjualan. Diversifikasi rasa menjadi kekuatan, di tengah sereal yang kebanyakan berasa coklat. Sayangnya manajemen Simba Indosnack enggan mengungkapkan penjualan produk ini.

Selain sereal, Simba Indosnack juga memproduksi makanan ringan. Namun, sejauh ini penjualan produk sereal masih mendominasi penjualan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
[Intensive Workshop] AI-Driven Financial Analysis Thrive

[X]
×