kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Program Earth Hour, PLN klaim bisa hemat Rp 1,4 miliar


Senin, 28 Maret 2011 / 13:09 WIB
Petugas melayani masyarakat dalam melaporkan SPT Pajak di Kantor Pelayanan Pajak, Jakarta, Kamis (12/03). KONTAN/Fransiskus Simbolon


Reporter: Fitri Nur Arifenie | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. PT PLN (Persero) mengklaim mampu menghemat pengeluaran sebesar Rp 1,4 miliar akibat program earth hour. Dengan adanya program earth hour tersebut, daya beban PLN turun menjadi 700 mw di seluruh Indonesia.

"Jika dikonversi ke rupiah penurunan 700 MW selama 1 jam sama dengan 700 MWh atau 700.000 KWh dikalikan Rp 2.000," ujar Manajer senior
korporate PLN, Bambang Dwiyanto kepada KONTAN, Minggu malam (27/3).

Penghematan itu kata Bambang berasal dari penghematan biaya produksi bahan bakar. Sebab, saat beban puncak, PLN harus membakar
minyak untuk mengoperasikan pembangkit.

Menurut Bambang, beban listrik paling banyak turun di wilayah Jawa Bali sebesar 600 MW. Penyumbang penurunan terbesar adalah Jakarta yang
turun 170 MW. Sementara itu, beban listrik di wilayah Sumatera turun sekitar 100 MW.

Walaupun turun, ternyata penurunan daya beban listrik itu masih terlalu kecil bagi PLN. "Secara beban, penurunannya masih sedikit cuma 5% dari total daya beban PLN," terang Bambang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×