kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.725.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.715   -64,00   -0,36%
  • IDX 6.536   33,99   0,52%
  • KOMPAS100 849   6,62   0,79%
  • LQ45 644   5,15   0,81%
  • ISSI 229   0,48   0,21%
  • IDX30 360   3,28   0,92%
  • IDXHIDIV20 436   3,85   0,89%
  • IDX80 97   0,73   0,76%
  • IDXV30 121   0,49   0,41%
  • IDXQ30 114   0,98   0,87%

Prospek Migas Cerah, WINS Bidik Lonjakan Permintaan Kapal Offshore hingga 2027


Jumat, 21 Agustus 2026 / 13:23 WIB
Prospek Migas Cerah, WINS Bidik Lonjakan Permintaan Kapal Offshore hingga 2027
ILUSTRASI. Wintermar Offshore Marine, WINS (DOK/WINS)


Reporter: Prayogi Ikhrawinata | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Wintermar Offshore Marine Tbk (WINS) melihat prospek permintaan kapal offshore masih kuat hingga beberapa tahun ke depan.

Pertumbuhan tersebut didorong oleh meningkatnya investasi eksplorasi dan produksi minyak serta gas bumi, termasuk sejumlah proyek strategis di Indonesia.

Beberapa proyek yang berpotensi menambah permintaan kapal offshore antara lain ENI, Mubadala, Tangguh, dan Masela. Proyek-proyek tersebut masih berada pada tahap awal pengembangan.

Baca Juga: PTPN I Gandeng Geo Dipa Kembangkan Produksi Teh Berkelanjutan

Head of Corporate Planning dan Investor Relations WINS Pek Swan Layanto, mengatakan proyek-proyek baru tersebut akan menambah kebutuhan kapal offshore ketika mulai memasuki tahap operasi.

“Ada beberapa proyek baru di Indonesia yang akan aktif mulai 2027 ke depan, seperti ENI, Mubadala, Tangguh, dan Masela. Ini akan menambah permintaan,” kata Swan kepada KONTAN, Jumat (21/8).

WINS mencatat kondisi pasar sepanjang 2026 masih banyak dipengaruhi kontrak spot. Hal tersebut membuat utilisasi armada bergerak volatil karena sebagian pekerjaan memiliki durasi kontrak yang relatif pendek.

Pada semester I-2026, utilisasi armada WINS mencapai 62%. Angka tersebut meningkat dibandingkan 56% pada periode yang sama tahun lalu.

Namun, WINS menyebut tarif sewa kapal pada 2026 sudah lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya. Kondisi tersebut menjadi salah satu faktor yang mendukung prospek bisnis perseroan.

Di sisi lain, WINS tengah mengikuti sejumlah tender untuk pekerjaan yang diperkirakan mulai beroperasi pada 2027. Kontrak jangka panjang dari tender tersebut berpotensi membuat utilisasi armada lebih stabil.

Secara global, WINS melihat permintaan kapal offshore juga didukung meningkatnya investasi hulu migas. Perusahaan menilai pasokan kapal baru masih terbatas setelah minimnya pembangunan kapal offshore selama beberapa tahun terakhir.

Kondisi tersebut berpotensi menjaga tarif sewa kapal tetap tinggi. WINS juga melihat peluang permintaan kapal offshore tidak hanya bersifat sementara.

“Tren permintaan masih berlanjut beberapa tahun mendatang karena siklus ini akan bertahan beberapa tahun,” ujar Swan.

Dengan kondisi tersebut, WINS optimistis pertumbuhan permintaan offshore dapat menjaga prospek bisnis perseroan dalam beberapa tahun ke depan. Perseroan juga berharap peningkatan aktivitas proyek migas dapat mendorong utilisasi armada secara bertahap.

Baca Juga: Insentif Motor Listrik Turun jadi Rp 3 juta Per Unit, Begini Efeknya ke Penjualan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×