kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   -50.000   -1,77%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Proyek landed house di Tangerang menjanjikan, Intiland (DILD) fokus tambah 1 klaster


Minggu, 06 September 2020 / 21:09 WIB
ILUSTRASI. Intiland mengembangkan The Rosebay


Reporter: Amalia Nur Fitri | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kawasan penyangga ibu kota seperti Tangerang, Depok, Bogor, dan Bekasi dinilai memiliki potensi besar di mata para pengembang.

Hal ini, salah satunya ditandai dengan pembukaan Mal Ciputra Tangerang di Citra Raya Cikupa. Tak hanya itu, gerai ritel asal Timur Tengah Lulu Hypermarket juga telah membuka gerainya di Sawangan, menyusul di Cinere dan Tangerang di akhir tahin mendatang.

Tak ketinggalan, PT Intiland Development Tbk (DILD) juga akan mengembangkan lagi aset propertinya di kawasan perbatasan Tangerang yakni Magnolia dan Talaga Bestari di semester II ini

Baca Juga: Intiland Development (DILD) Membidik Marketing Sales Rp 2,5 Triliun di Tahun 2020

"Saat ini kami ada proyek yang sudah berjalan untuk menambah klaster di Tangerang, yakni Talaga Bestari di Balaraja dekat perbatasan tangerang dan Magnolia di Jatake exit tol Bitung. Keduanya proyek landed house. Kami tambah satu klaster lagi masing-masing dengan harga di bawah Rp1 miliar," jelas Archied Noto, Direktur Keuangan DILD kepada Kontan, Minggu (6/9).

Lebih jauh, pihaknya mengungkapkan segmen landed house menjadi kontributor terbesar dalam perolehan marketing sales DILD sepanjang semester I 2020.

Adapun perolehan marketing sales DILD sepanjang semester I 2020 adalah sebesar Rp343 miliar, sedangkan target akhir tahun berada di angka Rp2,5 triliun.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×